Site icon Lucky Sebastian

LaCie Rugged Thunderbolt USB 3.0, Portable HDD Tahan Banting

Sekarang ini data digital sudah menjadi keharusan dari banyak bidang pekerjaan. Data ini bisa data pekerjaan, data private yang serius dan harus dilindungi, data umum, bahkan sekedar data remeh-temeh. Setiap hari data digital setiap orang semakin banyak, data tersebut layaknya seperti barang nyata yang butuh tempat penyimpanan, seperti berkas-berkas yang membutuhkan lemari, demikian juga data digital membutuhkan tempat penyimpanan.

Hard disk portable menjadi salah satu bentuk tempat penyimpanan data yang banyak diminati. Bentuknya cenderung tidak terlalu besar, mudah dibawa, dan kapasitas peyimpanannya besar. Tetapi tidak semua hard disk portable cocok untuk semua tipe pekerjaan. Misalnya pekerjaan para fotografer yang pergi ke alam liar, media yang pergi meliput bencana atau perang, para pekerja lapangan, atau malah para traveler.

Salah satu kelemahan hard disk, data disimpan dalam piringan dan dilengkapi part mekanikal yang bergerak, sehingga memungkinkan part ini rusak jika terjadi benturan yang keras. Kelemahan lain yang cukup sering terjadi yang bisa menyebabkan data dalam HDD eksternal hilang adalah air. Entah kehujanan dalam tas, tertumpah kopi, banjir, dan lain sebagainya.

Sudah lama saya memperhatikan ada portable hard drive yang tampilannya berbeda. Sementara yang lain mengejar bentuk tipis dan tampil mewah sebada case laptop, hard drive ini malah tampil terbungkus karet dengan warna orange terang. Namanya LaCie.

LaCie Rugged Thunderbolt USB 3.0

LaCie (dibaca: Lah-See), adalaha perusahaan hardware komputer berbasis di Oregon, Amerika Serikat, sekaligus di Paris, Perancis. Perusahaan hardware komputer yang dimulai dari tahun 1987 ini spesialis hanya memproduksi hard drive komputer. Semenjak tahun 2014 LaCie menjadi bagian dari Seagate Technology.

Dulu saat awal-awal portable hard drive mulai ada, port komputer yang tersedia untuk menyambungkannya bermacam-macam, selain itu kebanyakan hard drive portable membutuhkan tambahan eksternal power listrik terpisah. LaCie sendiri hingga sekarang membuat hard drive sudah dengan berbagai port, FireWire, eSATA, USB 2.0, USB 3.0, ethernet, dan termasuk pembuat hard drive awal dengan bus powered, hard drive yang tidak membutuhkan eksternal listrik, bisa berjalan dengan listrik yang dihasilkan port komputernya.

Mungkin tidak banyak orang sadar dengan brand LaCie, LaCie memang lebih dikenal dikalangan pengguna Mac. Mungkin karena pada awalnya banyak port hard drive-nya dibuat kompatibel dengan berbagai perangkat Mac, yang sering punya port proprietary sendiri seperti firewire dan thunderbolt, walau thunderbolt sekarang juga banyak digunakan di laptop Windows hi-end.

LaCie, Design by Neil Poulton

Layaknya produk yang didesain untuk Mac, LaCie yang sudah keluar beberapa seri ini didesain oleh desainer produk terkenal Neil Poulton, seperti terlihat namanya tertulis pada pada penutup karet case LaCie. Neil Poulton terkenal dengan desainnya yang terlihat seolah-olah sederhana, tetapi tidak biasa dan menarik perhatian, mudah dibedakan dari produk sejenis. Ada belasan penghargaan internasional desain yang Neil terima dari desain produk LaCie, misalnya dari Red dot award dan if product design award, termasuk penghargaan untuk desain rugged hard drive ini.

Kemudian kita berpikir, apa kelebihan desain LaCie yang di desain oleh seorang desainer produk?

Kebetulan unit LaCie yang kita test memiliki built-in kabel thunderbold dan satu port USB 3.0. Kabel thunderbold ini benar langsung menempel ke dalam HDD Lacie. Panjang kabel pas untuk dililitkan di celah rugged case sehingga saat dibawa kabel tidak menggelantung. Melihat desain seperti ini kita akan berharap semua pembuat HDD portable untuk memikirkan desain yang sama, kabel port yang terintegrasi, tidak perlu dipisah, karena kabel yang terpisah selain sering tertinggal, cukup repot melepas pasang setiap kali akan digunakan dan dibawa.

Tidak cukup sampai di sana, saat membongkar rugged case-nya, ada sebuah magnet pada hdd di bagian dalam. Kebanyakan HDD akan berusaha menghindari magnet, karena magnet yang kuat ditenggarai bisa menjadi peyebab hilangnya data pada piringan HDD.

Untuk apa magnet ini berada di LaCie? Ternyata saat kabel thunderbolt sudah dimasukkan ke dalam celah, kepala port thunderbolt, akan menempel ke magnet ini untuk bisa rapi diam di tempatnya. Ini menariknya produk yang terlihat sederhana, ternyata memberikan perhatian pada detail desain yang seringkali tidak terpikirkan.

Dengan keberadaan 2 port, kita memiliki 2 pilihan, menggunakan kabel thunderbolt atau USB 3.0. Secara teoritis thunderbolt memiliki kecepatan transfer 2 kali lipat dibanding USB 3.0. Thunderbolt memiliki kecepatan teoritis 10 Gb/s dan USB 3.0 – 5 Gb/s. Sementara USB 2.0 kira-kira 0.5 Gb/s. Secara spesifikasi, LaCie menyebutkan koneksi dengan thunderbolt bisa mencapai kecapata 387 MB/s.

Perbandingan Kecepatan Transfer Teoritikal

Thunderbolt yang menjadi port built-in di LaCie ini cocok digunakan untuk mereka yang menggunakan Mac yang memiliki port ini, sementara untuk port yang lebih umum disediakan kabel tambahan USB 3.0 , Port USB 3.0 pada LaCie juga bisa menggunakan micro USB 2.0, hanya saja kinerja kecepatan akan menurun.

Pilihan Koneksi, Port Thunderbolt atau USB 3.0

LaCie Rugged ini sudah dipersiapkan untuk bekerja baik di lingkungan Mac maupun Windows. Sebagai tambahan saya juga mencobanya untuk menjadi portable HDD untuk smartphone android dan berjalan dengan baik melalui OTG converter, bahkan untuk memutar film 4K HDR yang tersimpan di LaCie, yang satu filmnya bisa berukuran diatas 20 GB.

LaCie to Android Phone

Untuk digunakan pada sistem operasi Mac OS menggunakan thunderbolt port, diperlukan Mac OS minimal 10.6.8. Untuk Windows minimal Windows 7.

Untuk port menggunakan USB 3.0 dibutuhkan minimal Mac OS 10.6, dan Windows 7.

LaCie USB 3.0 connector to Notebook

Ukuran LaCie Rugged

Saat dihubungkan dengan PC/Notebook, baik Windows OS dan Mac, akan dijalankan setup untuk mengatur partisi HDD dengan mudah. Defaultnya akan dibagi menjadi 2 partisi, dan dengan mudah pengguna tinggal menggeser ke kiri atau ke kanan, bagian partisi mana yang ingin lebih besar dan formatnya apa, apakah NTFS atau Fat32. Untuk pengguna Mac bisa memformatnya dalam format HFS+.

Format NTFS merupakan format terbaik untuk Windows OS, cuma pada Mac OS hanya bisa di baca saja (read only).

Jika portable HDD ini hanya digunakan untuk Mac OS saja, bisa memilih HFS+.

Format Fat32 compatible untuk kedua OS, hanya memiliki batasan penulisan single file paling besar hanya berukuran 4GB.

Untuk mengatasi problem keduanya, kita bisa saja memformat salah satu partis menjadi exFAT, format ini kompatibel dengan Windows OS, Mac OS, sekaligus Android.

Ada 2 software ditawarkan free selama setup, Adobe Reader Link, dan Genie Backup. Adobe untuk membaca file PDF, dan Genie yang akan di load setiap start, untuk membackup data tertentu setiap kita menghubungkan LaCie HDD.

Genie Backup

LaCie juga melengkapi HDD nya dengan LaCie Private Public, dengan aplikasi ini kita bisa mempartisi HDD (maksimal 50GB) dan melengkapinya dengan pasword yang di enkripsi AES 256-bit. File-file penting dan rahasia bisa diletakkan di sini supaya tidak bisa diakses mereka yang tidak berkepentingan. Tidak ada aplikasi yang harus di install baik di Mac maupun PC.  Partisi ini juga tidak akan terlihat saat HDD dikoneksikan, hanya akan muncul jika kita menjalankan aplikasinya dan memasukkan password.

 

Bagaimana dengan kinerja LaCie Rugged portable HDD ini?

Ini beberapa test untuk mendapatkan gambaran seberapa cepat LaCie Rugged portable drive bekerja:

Crystal Mark

Percobaan dengan Windows 10, koneksi USB 3.0, partisi dibagi-2 , satu dengan format NTFS, satu lagi dengan format exFAT.

Hasil benchmark Crystal Mark (Sequential Read and Write) untuk partisi NTFS:

Hasil benchmark Crystal Mark untuk partisi exFAT.

Dicoba juga secara langsung untuk memindahkan file film dengan ukuran 3.6 GB.

Partisi NTFS

Dari LaCie ke Notebook (Windows 10, USB 3.0, SSD) : 31.6 detik

Dari Notebook ke LaCie : 31.1 detik

Partisi exFAT

Dari LaCie ke Notebook (Windows 10, USB 3.0, SSD) : 44.1 detik

Dari Notebook ke LaCie : 44.8 detik

Sebagai pembanding jika LaCie ini digunakan untuk memindahkan data langsung dari dan ke android internal (Galaxy Note8, UFS 2.1)

Karena Note8 hanya bisa membaca partisi exFat, ujicoba dilakukan dari partisi LaCie exFAT.

Dari LaCie ke Note8 : 1 Menit 43 detik

Dari Note8 ke LaCie:  1 Menit 38 detik.

Bagaimana kecepatan LaCie jika dibandingkan dengan flash disk Sandisk Dual Drive 16 GB (dengan kecepatan maks 130MB/s) ?:

Sandis Dual Drive

Dari Sandisk ke Notebook: 29 detik

Dari Notebook ke Sandisk: 2 menit 20 detik.

Jadi bisa dikatakan sebagai media backup, LaCie ini kecepatan transfer-nya bisa diandalkan, bahkan dibanding flash drive, kecepatan write-nya jauh lebih baik.

Apa kelebihan LaCie rugged ini jika performanya tidak jauh berbeda dengan portable HDD modern lain, selain port yang sudah build in (integrated)?

LaCie HDD di dalam Rubber Case Orange

Kembali lagi ke penjelasan awal kita, portable HDD rentan kehilangan atau mengalami kerusakan data untuk beberapa pengguna ekstrim yang sangat sensitif dengan kehilangan data. Mereka yang bergerak di industri film, pemotretan alam liar, traveler blogger, jurnalis, ekspedisi penelitian, dan banyak bidang lagi, membutuhkan portable data yang lebih tangguh, tahan benturan dan tahan air.

Ukuran LaCie dibanding Seagate Backup+

LaCie rugged tahan guncangan hingga jatuh dari ketinggian 2 meter. Untuk membuktikannya saya mencoba beberapa kali menjatuhkannya dari berbagai posisi dan ketinggian, sebagian saya video-kan di sini:

LaCie juga mengantungi IP54 rating (Ingress Protection), digit pertama untuk ketahanan debu, digit ke dua untuk ketahanan air. Jadi IP54 kira-kira hanya debu sangat halus yang bisa mengganggu, dan HDD tahan ciptratan air (splash water). Ketahanan ini masuk kategori weather resistant.

Jika kotor.. ya bisa coba dibersihkan dengan air.

Sebagai tambahan kekuatan, LaCie rugged juga tahan tergilas kendaraan dengan berat maksimal 1 ton. Kondisi HDD mungkin rusak, tetapi data di dalamnya masih bisa dibaca.

Karena daya tahan ini makanya LaCie rugged banyak diminati mereka yang bergerak di industri per-film-an, fotografi serius, jurnalis, para peneliti, traveler, dan mereka yang memerlukan perlindungan lebih terhadap data. Karena walau harganya lebih mahal dibanding HDD portable biasa, ketika kepentingan data menjadi sangat krusial, durabilitasnya menjadikan perbedaan harga tidak terasa lagi.

Pernah melihat bagaimana kurir ekspedisi memasukkan dan menurunkan barang kiriman kita dari truk? Dilempar dan ditumpuk!. Saat mengirimkan data besar yang sulit diakses dengan kecepatan internet, misal di daerah yang koneksi internetnya masih rendah, portable HDD LaCie ini bisa menjadi pilihan agar data yg dikirim via kurir tiba tanpa rusak.

Saat artikel ini ditulis, harga LaCie rugged thunderbolt USB 3.0  resmi di Indonesia dan bergaransi 3 tahun adalah 2.8 juta.

Kelengkapan di dalam Box

Exit mobile version