5G, “Internet Kencang Untuk Apa?”

Pendahuluan.

Apa itu 5G? Mungkin sebagian besar orang akan mengerti bahwa ini generasi kelima dari teknologi wireless broadband, generasi selanjutanya dari 4G LTE yang sudah kita gunakan sekarang.

Tetapi yang banyak orang belum menangkap adalah, apa yang terjadi setelah ekosistem 5G diterapkan. Ketika kata 5G dilontarkan, kebanyakan orang akan menjawab: “ Ah 4G saja belum merata, belum ada di semua daerah, dan kecepatan 4G juga masih begitu-begitu saja, asal nonton Youtube tidak buffer saja saya rasa sudah ok”.

Kemudian ketika dikatakan lagi 5G memiliki kecepatan berlipat-lipat dari 4G, sehingga kita bisa mengakses data di cloud secepat mengakses data di hard drive langsung, banyak orang akan berkata, “ wah habis kuota dong “

Berkaca dari jawaban banyak orang, konsep 5G ini masih belum dimengerti sebagian besar orang, intinya pengguna internet baru melihat dari sisi kecepatan yang tinggi masih dalam skala kegunaan terbatas, dan sisi kuota atau batasan penggunaan data masih menjadi hambatan.

Padahal kehadiran 5G ini akan disruptif, dalam artian ia akan mengubah banyak bagian yang sudah kita kenal, dari cara kita mengakses internet, media sosial, industri, kesehatan, hingga pemerintahan. 5G akan menjadi jawaban pertanyaan: “Internet cepat untuk apa?”

 

Membangun Ekosistem 5G

Sebelum kita sampai ke era wireless broadband, memang cukup lama waktu yang dibutuhkan, saat telepon berganti dari analog ke digital, text message (SMS) diperkenalkan, masuk ke first broadband era, dan kini kita sudah di era LTE.

5G sendiri dibangun dari pondasi 4G, sehingga penerapannya akan lebih cepat dibanding saat wireless broadband mulai diperkenalkan. Kalau dulu dibangun dari sesuatu yang “tidak ada” menjadi ada, sekarang ini perpindahan dari ekosistem 4G ke 5G akan lebih mudah, karena masyarakat sudah mengenal teknologi broadband, dari penggunaan internet yang masif, penggunaan smartphone sehari-hari, hingga berbagai device berbasis teknologi wireless.

Qualcomm sendiri sudah bisa dikatakan menjadi pemimpin di teknologi wireless broadband, dan kali ini target ekosistem 5G sudah ditetapkan, akan dimulai untuk umum di awal 2019, jadi dalam kurun waktu satu tahun ke depan, kita akan mulai melihat teknologi 5G ini mulai diterapkan untuk umum.

Untuk memulai teknologi 5G tentu harus dibuat ekosistemnya bersama, dari operator di banyak negara, hingga smartphone dan device 5G. Untuk itu sebagai langkah awal, di Februari 2018 Qualcomm sudah bekerjasama membangun ekosistem 5G NR (New Radio), bersama 18 operator dunia dan 19 OEM, pembuat smartphone dan modem, untuk melakukan ujicoba teknologi 5G NR di tahun ini, agar siap mengimplementasikannya untuk komersial nanti di awal tahun 2019. Jumlah dan OEM yang bekerjasama ini akan bertambah seiringnya waktu.

 

5G, karakteristik yang membedakan

Sekarang ini ketika kita menggunakan smartphone, laptop, PC, dan banyak peralatan digital lain, ketika tidak tersambung ke internet, akan terasa fungsi peralatan tersebut menjadi terbatas sekali. Sebelum era wireless broadband, cukup banyak kegiatan yang bisa kita lakukan dengan peralatan tersebut, tetapi sekarang saat koneksi internet sudah menjadi tulang punggung, kita merasakan banyak cara dan kegiatan kita dengan berbagai peralatan tersebut berubah. Kita melihat kehadiran media sosial mengubah kebiasaan kita untuk saling berhubungan, kehadiran berita secara digital sudah menghempaskan banyak media cetak, video streaming mulai menggantikan kebutuhan akan jaringan televisi, penjualan online mempengaruhi banyak toko tradisional, dan banyak lagi.   

Kehadiran 5G NR, sekali lagi akan mengubah kebiasaan kita ke tingkat berikutnya karena membawa karakteristik yang baru:

 

  • Kecepatan Multi-gigabit

Kecepatan internet kita sekarang rata-rata belasan dan puluhan Mbps, sebagian menikmati kecepatan yang lebih hingga ratusan Mbps. Sebenarnya kecepatan ini sudah berlipat-lipat jauh lebih kencang dibanding saat wireless broadband pertama diperkenalkan.

5G NR akan membawa kecepatan hingga Gbps (Gigabit). Dengan kecepatan seperti ini penjabaran mudahnya, jika kita mendownload film HD yang sebelumnya baru selesai dalam hitungan menit atau jam, akan selesai dalam hitungan detik.

 

  • Kapasitas besar untuk menjadikannya unlimited data

5G NR akan bekerja di banyak spektrum yang luas termasuk mmWave. 4G LTE kita sekarang bekerja di cluster spektrum yang terbatas, sehingga penggunaan bandwithnya selain terbatas juga mahal karena berdesakan. Ini seperti ruas tol di Jakarta, walaupun jalannya lumayan besar, tetapi kendaraan yang melintasinya juga banyak sehingga padat.

Dengan spektrum yang baru dan luas, kapasitas untuk penggunaan koneksi 5G NR juga sangat besar, sehingga penerapan kuota yang selama ini diberlakukan akan berganti unlimited. Bayangkan saja internet ini seperti aliran air, 4G LTE seperti air yang mengalir pada pipa, ketika kita mengambil airnya, harus ada hitungan batasan penggunaan, agar air tersebut juga bisa dibagi kepada pengguna lain. 5G NR bisa dikatakan seperti aliran sungai , dan smartphone kita seperti ember, silahkan menciduk air sepuasnya.

 

  • Latensi yang sangat kecil

Penggemar game online mungkin lebih mengerti, bahwa salah satu hal penting untuk memenangkan permainan game online adalan latensi yang kecil. Latensi ini kira-kira berapa cepat eksekusi dijalankan ketika perintah diberikan. Pada game online saat perintah misalnya menembak atau memukul ditekan pada keyboard, ada jeda sampai karakter benar melakukan perintah ini, jika ada jeda yang panjang atau delay, ini dinamakan latensi yang besar. Saat internet kita kecepatannya baik, tetapi latensi nya besar, setiap eksekusi yang kita lakukan akan direspon lebih lambat.

Pada era 5G NR latensi ini menjadi sangat kecil hingga bisa 1ms, setiap eksekusi diberikan instan dilaksanakan. Latensi kecil ini akan menjadi ujung tombak perubahan disruptif banyak industri dan misi kritikal.

 

5G NR, teknologi yang disruptif

Dengan karakteristik yang baru, kecepatan multi-gigabit, unlimited, dan latensi yang sangat kecil, 5G NR akan mengubah banyak cara kita berinteraksi dan memanfaatkan wireless broadband, sehingga menghasilkan teknologi yang disrutif di banyak bidang termasuk industri hingga pemerintahan. Ini beberapa contoh gambaran perubahan yang akan terjadi saat teknologi 5G mulai digunakan.

 

  • Cloud menggantikan internal storage

Sekarang ini pengguna smartphone menuntut internal storage semakin besar. Dulu iPhone dengan ukuran internal 16GB dianggap cukup, sekarang orang-orang mengganggap ukuran internal storage iPhone 256GB , 16 kali lipat lebih banyak, baru lebih mencukupi.

Smartphone Android dengan dukukungan slot memori eksternal, dianggap ukuran 64GB sebagai batasan minimal sekarang, dan angka ini akan terus membesar. Ini karena kebutuhan penyimpanan data digital kita semakin besar. Dari aplikasi, dokumen, foto, musik, video dan lain sebagainya.

Sudah cukup lama fitur cloud (storage) diperkenalkan, dari yang gratis hingga berbayar, dimana kita bisa menyimpan data kita di data server entah dibelahan dunia mana dari penyedia cloud storage seperti Google, Microsoft, Apple, dan pihak ketiga lainnya. Keberadaan cloud ini memudahkan untuk mengakses dan membackup data kita dari banyak perangkat, hanya sayangnya kecepatan aksesnya tidak secepat saat kita mengakses data langsung dari storage perangkat kita.

Kehadiran 5G dengan kecepatan data berlipat-lipat lebih cepat dari 4G LTE, memungkinkan akses data di cloud ini secepat kita mengakses data di internal storage. Dengan demikian smartphone atau laptop dengan internal storage lebih besar, akan dirasa tidak diperlukan lagi, kita akan mengandalkan data kita di “awan”. Kita akan membutuhkan storage cloud yang besar, dibanding internal storage smartphone atau laptop yang besar, dan perpindahan atau pergantian perangkat tidak merepotkan lagi dengan keharusan memindahkan data dari perangkat lama ke perangkat baru.

Dengan kecepatan yang tinggi, pekerjaan kolaborasi yang bisa dilakukan banyak orang bersama dari berbagai belahan dunia sekalipun, misalnya mengedit dokumen, akan terlihat tanpa jeda, layaknya mengerjakan seperti duduk bersama dalam satu meja.

Aplikasi-aplikasi yang dulunya banyak harus kita install di smartphone maupun laptop, kemungkinan besar akan berganti menjadi web base, kita akan langsung menjalankannya di cloud. Aplikasi-aplikasi yang dulunya harus kita beli untuk setiap perangkat, akan berubah menjadi sistem sewa atau bahkan kemungkinan malah gratis.

 

  • Mobile data atau WiFi?

Sekarang ini kita sering dihadapi dua pilihan ketika ingin men-download data besar, apakah dilakukan sekarang, atau menunggu nanti di cafe, kantor, atau rumah, ketika device kita tersambung ke koneksi WiFi yang lebih bebas tanpa kuota. Terkadang pilihan ini menghambat pekerjaan yang seharusnya bisa kita selesaikan sekarang, menjadi harus menunggu nanti.

Ekosistem 5G yang dalam perkembangan spektrumnya nanti sangat lebar, memungkinkan kuota bukan hambatan lagi, kita cukup memiliki koneksi 5G pada smartphone dan tidak perlu lagi dihadapkan dua pilihan, koneksi mobile data atau WiFi. Nantinya kemungkinan kita juga tidak perlu memiliki dua macam koneksi, WiFi untuk di rumah, mobile data untuk di jalan. Cukup mobile data saja.

  • Media Sosial

Media sosial telah merubah banyak kehidupan kita, dan perkembangannya luar biasa. Berita terkini, video viral terbaru, sampai pengenalan produk baru bisa diketahui cukup dari media sosial.

Dengan kehadiran 5G NR, media sosial akan berubah bentuk dan konten. Misalkan kalau sekarang media sosial hanya dijadikan seperti “brosur produk”, nantinya pembelian produk, dengan dukungan layanan fintech akan ada di dalamnya tanpa harus berpindah aplikasi dan menjadikannya one stop shopping.

Cuplikan video dan berita yang kita lihat di media sosial, akan bisa diakses dalam format hi-res, dibayar untuk ditonton utuh dan dibaca langsung. Game-game online akan masif di dalamnya. Interaksi smartphone dengan acara televisi, konser,  bisa berlangsung pada saat yang bersamaan, ikut disaksikan live dengan virtual reality, hingga percakapan messenger di media sosial, bisa lebih interaktif dengan VR.

  • Mobile Entertainment, VR/AR/XR

Virtual Reality akan semakin berkembang, karena kontennya yang berat dan tidak boleh memiliki latensi yang besar saat disalurkan wireless, akan sangat terbantu dengan kehadiran 5G NR. Game-game VR hi-res akan bisa dinikmati tanpa harus terhubung dengan kabel dan perangkat besar seperti PC atau laptop, semua akan berlangsung secara wireless.

Penambahan augmented reality dan extented reality pada hiburan yang sebelumnya hanya kita saksikan pada film-film fiksi ilmiah, akan mulai mendapatkan bentuk real-nya di era 5G NR.

Game-game berat yang dulunya membutuhkan banyak processing power dari device, akan bisa dinikmati lebih mudah pada perangkat mobile, karena sebagian besar komputasi dilakukan di cloud. Perangkat mobile dengan koneksi 5G NR, akan menjadi mobile entertainment yang powerful.

  • Broadcast UHD

Salah satu akses internet yang paling banyak digunakan pemilik smartphone, untuk menonton video streaming. Layanan video streaming seperti Netflix, HBO, iFLix, Hooq, Viu, dan lain sebagainya semakin berkembang pesat. Beberapa film baru bioskop saja sekarang bisa eksklusif menjadi milik Netflix.

Smartphone hi-end sekarang selain memiliki layar resolusi tinggi, rasio ukuran layarnya yang semakin memanjang juga terlihat lebih bersahabat dengan format rasio film-film bioskop. Dukungan HDR, tata suara yang baik, sudah ada pada smartphone. Hambatannya seringkali hanya satu, kecepatan internet. Hingga sekarang kita melihat kompresi video sangat bermacam-macam resolusinya, dari yang kecil hingga 4K HDR.

Streaming 4K HDR cukup berat untuk sebagian besar orang sekarang ini dikarenakan kecepatan internet yang terbatas. 5G NR yang cepat akan mengubah kualitas video streaming sekarang ini. Dengan kecepatannya yang masif, konten video resolusi tinggi akan mudah ditonton tanpa buffering. Mobile entertainment akan menjadi bisnis masa depan yang menjanjikan. Blu-Ray disc mungkin tidak lama lagi akan tersingkir, dan keping-keping cakram video tidak dibutuhkan lagi, kita akan mengakses konten video seluruhnya dari cloud.

Kualitas resolusi yang lebih baik juga akan terjadi di industri music streaming, konten-konten lagu dengan data yang kaya di atas 24bit, CD quality, hi-res audio akan mudah saja di-streaming, sehingga para penikmat musik kelas atas tidak perlu repot-repot menyimpan data lagu yang besar pada perangkat.

  • Healthcare

Kesehatan dan medis akan menjadi bagian penting yang didorong untuk berubah banyak dengan kehadiran ekosistem 5G NR. Rujukan medis tidak akan terbatas lagi hanya pada rumah sakit dalam satu daerah, tetapi bisa antar rumah sakit dari berbagai negara.

Bayangkan jika ada pasien yang membutuhkan tindakan operasi khusus dimana dokter ahlinya tidak ada di negara tersebut. Tindakan operasi dengan bantuan robotik yang dikerjakan oleh dokter dari jarak jauh berbeda negara akan mungkin dilakukan karena latensi 5G yang kecil. Dengan 5G NR, memungkinkan obat bisa saja dikendalikan untuk baru dilepas saat mendekati bagian tubuh tertentu.

Dokter dengan kacamata VR membantu mendiagnosa pasien di tempat yang jauh, memberikan bantuan saran kepada tim dokter lain secara langsung, akan dimungkinkan dengan ekosistem 5G NR. Banyak hal dari data rekam medis, penanganan gawat darurat, sentralisasi data rumah sakit, hingga peralatan medis dan cara penanganan pasien akan berubah dalam ekosistem 5G NR ke arah yang lebih baik, lebih efisien dan tepat sasaran.

  • Autonomous Vehicles

Mobil yang bisa jalan sendiri sudah menjadi impian banyak orang, dan beberapa tahun terakhir ini sudah menampakkan wujudnya bahkan diuji-coba di berbagai negara. Manusia bisa menjadi pengendara yang baik, tetapi seringkali ada banyak hal yang membuatnya tidak selalu siap menjadi pengemudi yang baik. Kadang pengaruh alkohol, mengantuk, distraksi, bisa terjadi saat mengemudi dan membahayakan nyawa sendiri atau orang lain.

Autonomous vehicles atau mobil yang berjalan sendiri dianggap solusi yang lebih baik, karena mobil-mobil ini pada era 5G dengan pengantaran data yang tinggi dan bisa saling berkomunikasi dengan kendaraan di dekatnya, akan saling menjaga jarak, saling berbagi informasi, dan bisa melihat jauh ke depan menggunakan data dari mobil di depannya untuk mempersiapkan antisipasi yang lebih baik. Mobil-mobil autonomous ini tidak terpengaruh kantuk, tidak pernah capai untuk selalu siaga, dan tidak mabuk.

Dengan keteraturan ini, masalah seperti kemacetan karena ketidak-disiplinan pengemudi, karena hambatan kecelakaan, dan penyebab lainnya, bisa semakin diperkecil, sehingga penggunaan kendaraan akan lebih baik, untuk mengantisipasi semakin banyaknya manusia di masa depan dan pola pergerakkan mereka.

  • Industrial

Dari pertanian, hingga industri berat manufaktur akan berubah dengan kehadiran 5G NR. Ada sisi baik dan sisi menakutkan juga yang mungkin terjadi. Pabrik-pabrik akan menjadi autonomous, bisa berjalan sendiri. Dengan ekosistem 5G NR, bisa saja pemilik modal dari luar negeri membuka pabrik di Indonesia, tanpa perlu menggunakan banyak tenaga kerja manusia dan mengontrol semua operasi mesin dari negaranya.

Pengawasan pertanian yang luas bisa diamati lewat drone, yang bisa bekerja lebih jauh dengan sinyal 5G NR, autonomous dan memberikan data setiap saat. Dari mulai persiapan lahan, pembibitan hingga penuaian bisa dilakukan dengan mesin-mesin berat yang berjalan tanpa awak dan dikendalikan dari jauh.

Pekerjaan industri yang banyak dilakukan berulang, akan digantikan dengan tenaga-tenaga mesin yang bisa berjalan otomatis, tidak lelah, dan kinerja yang konsisten. Setup mesin-mesin ini akan berlangsung lebih cepat dengan wireless broadband 5G NR dibanding dengan keharusan mempersiapkan setup intranet seperti yang diperlukan sekarang. Mobilisasi perpindahan pabrik dengan banyak peralatannya mungkin saja mudah terjadi sesuai dengan keberadaan sumber daya, karena tulang punggung kontrolnya sekarang berbasis ekosistem 5G NR.

Dengan 5G NR, akan lahir bidang-bidang pekerjaan atau industri baru yang sebelumnya tidak ada. Kehadirannya bisa jadi menakutkan bagi sebagian buruh atau mereka yang bekerja dengan pola repetisi berulang karena digantikan mesin, tetapi kehadirannya juga akan memberikan lapangan pekerjaan baru.

  • IoT, Internet of Things

Internet of Things, dimana semua perangkat baik dari peralatan elektronik rumah tangga hingga berbagai device yang kita gunakan akan saling terhubung, saling memberikan informasi secara langsung. Misalnya waktu kadaluarsa isi kulkas kita, menyala matikan lampu di rumah, mengontrol keamanan properti, dan lain sebagainya. IoT akan mendapat perkembangan yang masif saat teknologi 5G NR menjadi sarananya.

IoT ini tidak berarti hanya skala kecil, tetapi bisa menjadi skala besar seperti smart city. Kota-kota yang ingin maju, ingin lebih cepat dan efisien melayani warganya dari urusan transportasi, pendidikan, kesehatan, fasilitas umum, dan lain sebagainya, akan sangat terbantu untuk memantau kota dan kebutuhan warganya dengan kehadiran ekosistem 5G NR. Pengumpulan data, interaksi, progres pembangunan, akan bisa terpantau secara realtime, dan dengan bantuan algoritma AI, data-data ini bisa dipilah dengan cepat dan berdaya guna.

 

Penutup

Masih banyak yang bisa diceritakan tentang perubahan ekosistem kita dengan kehadiran 5G NR. Kehadirannya akan krusial untuk mendukung kota dan negara menjadi lebih cepat maju  dengan berbagai layanan publik, sarana kesehatan, penanganan misi kritikal, industri, untuk  bisa dikontrol lebih baik. Memandangnya hanya dari sisi kecepatan saja seperti yang dikira banyak orang sekarang ini ternyata tidak tepat. Kehadiran 5G akan disruptif. Kita tidak bisa memandangnya lagi hanya dari sisi sesederhana interaksi kita dengan device dan internet sekarang. Ekosistem 5G akan jauh lebih luas, berdampak pada banyak bidang, dari lingkungan kecil  hingga kemajuan sebuah negara. Seiring berjalannya waktu dan saat ekosistem 5G NR ini terbentuk, kita mungkin saja akan melihat banyak hal baru yang muncul, yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Selamat bersiap-siap!

One reply on “5G, “Internet Kencang Untuk Apa?””

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.