HTC One M8, re-View

 

 

 

0004

Introduction

 

Tahun lalu, HTC berhasil tampil berbeda dengan HTC One M7 nya. Menerima banyak apresiasi pujian dari media, dan penghargaan dari banyak asosiasi. Bahkan terakhir dinobatkan menjadi Best Smartphone oleh lembaga GSMA yang menaungi 220 operator di seluruh dunia, di acara MWC Barcelona 2014.

 

Tetapi semua pencapaian itu bukan tanpa banyak halangan. Tingkat kesulitan pembuatan devicenya, menjadikan HTC One M7 tidak bisa segera di dapat dimana-mana. Posisinya yang sedang dirundung banyak masalah internal, marketing yang kurang greget, menjadikannya smartphone yang dianggap terbaik ini, tetapi bukan menjadi smartphone yang paling laku.

 

Sebenarnya HTC mencatat, HTC One M7 ini menjadi device yang paling banyak terjual dibanding device HTC yang lain, dan merasa “formula” HTC One M7 ini sudah pada track yang benar. Untuk itu HTC berbenah dengan penerus HTC One M7, yang akhirnya terungkap dengan sebutan All New HTC One M8, atau lebih sering disingkat HTC One M8.

 

Sebelum device itu diperkenalkan, bocoran yang terjadi bisa dikatakan luar biasa. Dari sekedar gambar, foto, buku manual bahkan video yang dengan gampang didapat di internet. Hal ini sulit dihindari ketika HTC berusaha memperbaiki kekurang-siapannya ketika device di launching. Kalau dahulu M7 diperkenalkan, unitnya baru ada di pasaran beberapa waktu kemudian, sekarang M8 diperkenalkan dan langsung tersedia di beberapa tempat.

 

Mari kita lihat, apakah M8 ini hanya sekedar upgrade kecil dari M7, atau siap-siap akan menjadi the best smartphone lagi di tahun ini.

 

 

Design

 

Tak bisa dipungkiri, inilah titik berat dari HTC tentang sebuah flagship phone, good design. Smartphone bukan lagi sekedar device yang hanya dilihat fungsinya, tetapi juga desainnya. Layaknya seperti mobil atau perhiasan, ketika kita memilih, kita juga melihat bagaimana desainnya.

 

Sepanjang sejarah HTC mengeluarkan ratusan ragam device, bisa dikatakan HTC menjadi vendor yang paling exploratif dengan urusan desain.

0027

Vendor-vendor lain terkadang menganut paham “if ain’t broke, don’t fix it” , jika desain yang awal sudah diterima, kenapa harus repot-repot membuat desain baru?

Sebenarnya semua vendor papan atas sekarang sedang giat-giat nya untuk tampil lebih unggul dibanding yang lain. Tetapi sebenarnya ruang disana sudah semakin sempit, karena teknologi yang dicapai sudah semakin mirip, seperti resolusi layar, kemampuan prosesor, OS, dll, yang akhirnya pilihan orang akan kepada satu lagi kemungkinan, yaitu desain.

Smartphone papan atas juga sekarang sudah menjadi lambang status, kebanggaan kepada pemiliknya. Bahkan di sosial media banyak bahasan ukuran “keren” nya sebuah smartphone adalah, seberapa banyak orang ingin melihat apa smartphone yang sedang mereka gunakan :-)

Banyak orang juga merasa kurang OK ketika menggunakan device terbaru, tetapi orang lain menebak ia menggunakan device keluaran tahun lalu, karena kemiripan bentuk yang sulit dibedakan dengan desain tahun lalu.

Ketika sebulan sebelum HTC M8 diumumkan resmi, bocoran foto-fotonya tidak bisa dibendung, dan banyak komentar-komentar disana berseliweran. Jarang ada yang membandingkannya dengan device dari vendor lain, kemungkinan karena HTC sebelumnya, M7, dalam desain sudah memberikan perbedaan yang mencolok. Yang terjadi kebanyakan campuran antara yang mengatakan desain M8 lebih baik dibanding M7, atau malah sebaliknya.

Sebenarnya ada satu kekurangan dari bocoran-bocoran baik berupa foto ataupun video untuk M8, ada sisi yang tidak bisa diputuskan jika hanya melihat saja, tetapi perlu kontak fisik dengan memegangnya, untuk mengetahui seberapa bagus desainnya dibuat.

Komentar dari The Verge, portal gadget internasional terasa pas untuk menggambarkan desain dari HTC One M8:

Pictures don’t do it justice: I only really understood how well-made the new One is when I held it in my hands -The Verge-

Setelah banyak orang memegang dan mencoba M8, mereka yang sebelumnya mengatakan tidak ada perubahan berarti dalam desain flagship HTC, atau mengatakan desain M7 yang sebelumnya lebih baik, berubah mengiyakan dan mengatakan bahwa HTC One M8 di desain dan dibuat dalam step lebih maju dari M7. Banyak juga berita mengabarkan beberapa orang yang datang ke gerai handphone berencana membeli device lain, malah pulang dengan membawa HTC One ketika sudah memegangnya.

Kalau dulu di M7, balutan casing alumunium (sebenarnya bukan pure alumunium, tapi ada beberapa bahan metal lain disana) memenuhi back casing dan berhenti pada pertemuan tulang tengah smartphone berbahan polycarbonate, pada M8 balutan alumunium casing ini terus melengkung sampai bertemu layar. Lekukan yang seamless ini menghasilkan unibody yang terasa lebih menyatu, tanpa perlu lagi mempertentangkan istilah gapless seperti pada seri M7 sebelumnya. Desain body alumunium belakang yang lebih melengkung, menambah tampilan M8 terasa lebih tipis dan ramping pada bagian ujung, sekaligus sangat nyaman digenggam karena lengkungan tersebut mengikuti kontur lekukan telapak tangan. 

0026

Pada lekukan ujung body alumunium sebelum bertemu LCD, HTC  menambahkan chamfer atau mungkin kita lebih mengerti jika disebut bevel, papasan pada metal dengan derajat tertentu yang menghasilkan bentuk keliling yang lebih mengkilat. Chamfer ini juga terdapat pada M7, hanya kali ini finishingnya terlihat lebih rapi dan presisi termasuk finishing yang lebih baik dan terlihat lebih kokoh.

Pertemuan antar metal edges dengan LCD masih ditambah layer tipis disekelilingnya yang memberi aksen hitam yang malah mempertegas kilat metal pada chamfer, semakin membuat device M8 terasa lebih premium.

Unibody pada M8 sekarang 90% berbahan metal, dimana pada M7 sebelumnya 70% saja.

htc-one-m8-colors

Kali ini HTC mengeluarkan 3 warna untuk devicenya yang dinamakan Gun Metal Gray, Glacial Silver dan Amber Gold. Untuk device review kita kali ini adalah Gun Metal Gray, yang mana menjadi warna “spesial” yang lebih di boost oleh HTC karena menggunakan cara finishing yang berbeda berupa brush metal, yang menghasilkan pattern garis-garis halus pada bagian bodynya. Kabarnya untuk bisa membuat pattern garis-garis halus pada permukaan melengkung ini membutuhkan teknik khusus.

Finishing yang baru ini memberikan efek berbeda ketika dipegang. Selain kita merasakan bahan metal yang premium, tapi rasanya tidak “sekeras” biasanya tangan menyentuh bahan metal. Kehalusan permukaannya membuat sensasi lain, yang nantinya membuat pengguna betah berlama-lama memengang device M8 ini, bahkan mengelusnya, dalam arti sebenarnya :-)

0020

Dalam kesempatan terpisah, CEO HTC , Peter Chou bercerita akan obsesinya terhadap desain. Apalagi kini tugasnya difokuskan sebagai kepala dari bagian inovasi dan produk. Dalam proses explorasi desain bentuk dari HTC One M8 ini, kemana-mana ia membawa balok kayu yang dibentuk sebagai model dasar M8. Memang cukup menggelikan ketika membayangkan ia mengantonginya kemana-mana, sesekali menggenggamnya, mengangkat dan menempelkannya ke telinga layaknya handphone sungguhan. Berhari-hari, berulang-ulang, membentuknya ulang dan mencobanya lagi sampai dirasa sudah pas. Tetapi ini menunjukkan keseriusannya dalam membuat dan merancang device flagship, yang sekarang terbayar dengan banyaknya pujian dan review yang mengatakan M8 memang memiliki desain yang cantik.

Tampilan dan Sixth Sense

Banyak yang berharap flagship dari vendor besar di pembukaan tahun 2014 awal ini memiliki prosesor tercepat, seperti Qualcomm snapdragon 805 dan layar 2K (2560×1440). Tetapi ternyata flagship yang keluar masih beresolusi full HD 1080p (1920×1080).

Sebenarnya layar full HD pun sudah sangat memadai, dengan kerapatan resolusi rata-rata diatas 400 ppi, dimana ini dianggap sudah melampaui kemampuan kebanyakan mata manusia untuk bisa melihat pixel di dalamnya.

Apa yang dikejar sekarang adalah kualitas gambar yang dihasilkan. Walau layar HTC One m7 sebelumnya sudah dikatakan sebagai salah satu layar terbaik, ternyata pada HTC One M8, tampilannya masih bisa di push untuk tampil lebih vibrant.

Dengan ukuran layar 5 inci, beresolusi 1920×1080 dan menghasilkan kerapatan 441ppi, HTC tetap mengandalkan SLCD3 dan pelapis layar anti gores corning gorilla glass 3.

Yang didapat dari type layar Super-LCD3 ini pada M8 adalah ketepatan warna yang dihasilkan, warna-warna yang tidak oversaturated, tetapi tetap vibrant dan memberikan kenyamanan untuk dipandang mata berlama-lama. Salah satu kelebihan layar ber type SLCD ini adalah tetap mudah dilihat dengan baik dibawah sinar matahari, yang tidak bisa didapat dari semua layar smartphone yang ada.

m8depan

Perbedaan besar terjadi pada softkey button yang biasanya ada di bagian bawah layar untuk menu, home, back, recent apps. Setelah sebelumnya pada HTC One M7, HTC menghilangkan sofkey menu dan recent apps, sekarang pada M8, semua softkey ditiadakan dan dipindahkan menjadi menu di dalam layar. Ini sebenarnya pendekatan HTC kepada arahan dari google, yang sudah cukup lama merubah softkey button ke touch screen button.

Jika sedang tidak diperlukan, icon-icon menu tersebut menghilang, tergantung aplikasi apa yang sedang berjalan, dan cukup dengan swipe atau tap, icon tersebut muncul kembali. Jadi secara keseluruhan, besaran layar tidak terganggu.

Diatas OS android KitKat 4.4.2 yang menyertainya, HTC tetap tampil dengan tampilah khas UI (user interface) nya, yang sekarang sudah memasuki seri ke 6. HTC menyebutnya bukan Sense 6, tapi Sixth Sense.  (Saat sekarang OS androidnya sudah tersedia update ke 4.4.3 dengan tambahan update security 4.4.4 sudah di blend di dalamnya. Setelah ini update M8 langsung ke android L tanpa lagi melewati andoid OS 4.4.4)

Memang dari pemakai android kira-kira ada 2 kubu besar. Mereka yang suka tampilan plain ala google seperti pada seri Nexus, dan mereka yang suka tampilan UI diatas tampilan dasar google android. Sense UI dari HTC yang dimulai sejak HTC Hero, pada akhirnya banyak memberikan inspirasi kepada UI dari vendor lain bahkan pada next OS android asli dari google sendiri. Misalnya informasi jam dan cuaca di bagian layar utama. Kemudian swipe to unlock yang bisa langsung masuk ke aplikasi, seperti langsung menjalankan kamera.

Banyak orang mengira, UI ini akan memakan banyak resource dan membuat experience android tidak gegas. Tetapi banyak pemakai dan reviewer mengakui kalau Sense dari HTC apalagi semenjak Sense 5 sangat cepat.

UI ini berbeda dengan launcher, yang hanya merubah tampilan. Didalamnya dibenamkan banyak fitur yang vendor perkirakan akan memudahkan pemakai dan memberi pengalaman yang lebih.

m8font

Sixth Sense tampil lebih minimalis, clean, dengan huruf-huruf baru yang lebih langsing dan tegas. Dan kali ini kalau kita tidak puas dengan font bawaannya, atau iseng ingin berganti gaya, kita bisa mengubahnya, baik dengan pilihan font yang sudah ada, atau bisa mendownload berbagai macam font secara gratis di playstore.

HTC menganggap pemakainya sekarang adalah orang yang sudah “dewasa”. Kalau dulu (dan masih banyak dilakukan berbagai vendor sekarang), semenjak dihidupkan, halaman depan secara default sudah dipenuhi dengan aplikasi bawaan vendor atau widget. Sekarang HTC hanya memberikan satu folder yang dalamnya berisi beberapa aplikasi seperi music, galery, google playstore di layar utama.

Selebihnya HTC percaya kalau setiap orang punya kebutuhan dan gaya masing-masing yang berbeda untuk mengatur sendiri isi halaman depannya.

Pada bagian app drawer yang berisi segala aplikasi bawaan dan aplikasi yang kita install, bisa kita set dengan pilihan custom, yang bisa membuat folder-folder kumpulan aplikasi walau didalam appdrawer, alphabetical, ataupun most recent supaya aplikasi2 yang baru di install ada diurutan paling atas. Ukuran grid icon aplikasi juga bisa kita pilih antara 3 aplikasi per baris atau 4 aplikasi per baris. Kalau ada aplikasi-aplikasi yang tidak ingin kita tampilkan, tanpa perlu menghapusnya, dengan mudah bisa disembunyikan di appdrawer ini.

blinkfeed

Pada halaman depan, paling kiri HTC menyertakan aplikasi BlinkFeed. Ini adalah kumpulan berita yang bisa digabungkan dengan sosial media seperti facebook, Google+, Twitter, Instagram dll, yang bisa dilihat langsung dalam bentuk tiles di satu halaman saja, tanpa harus membuka masing-masing aplikasi.

Dinamakan BlinkFeed, karena dalam waktu singkat saja, misal ketika menunggu lift, antrian di bank, ATM, menunggu bus dll, kita bisa segera mendapatkan update baik berita maupun sosial media. Blinkfeed ini bisa kita custom dengan pilihan berbagai berita dan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, atau bahkan menggabungkannya. Topik berita juga bisa kita pilih apakah berita tentang teknologi, hukum, entertainment dll. Pada sixth sense, kita bisa menambahkan dengan mudah sumber berita yang kiranya belum ada dalam list pilihan HTC.

Blinkfeed ini dimulai sejak HTC One M7 diperkenalkan dengan Sense 5. Penerimaannya beragam, dari yang menyukainya atau tidak sama sekali. Untuk itu terserah kita, sampai mau mematikannya pun dipersilahkan. Tetapi dengan berjalannya waktu, blinkfeed ini semakin banyak diterima orang, dan kebanyakan orang yang pernah memakainya, ketika beralih mencoba smartphone lain, menjadi salah satu fitur yang mereka merasa kehilangan.

Bahkan Samsung menganggap blinkfeed ini penting, sehingga menambahkan fitur serupa, sama-sama dihalaman paling kiri dengan nama My Magazine yang merupakan custom dari flipboard.

HTC menyediakan server dan kerjasama khusus untuk blinkfeed, sehingga push beritanya sangat cepat, updated dan minimalis. Didalamnya secara default update berita ini baru berjalan otomatis ketika tersambung ke wifi, untuk memberi rasa aman bagi mereka yang concern akan kuota bandwith yang terbatas dari provider. Pada Sixth Sense, berita-berita yang ditampilkan sekarang bisa juga memuat beberapa gambar dalam satu berita, dimana sebelumnya hanya menampilkan foto berita utama sebagai header dan sisanya text isi berita. Jika kita merasa sebuah berita menarik, tapi tidak sempat membacanya atau ingin menyimpannya, ada pilihan untuk read it later.

0012

Pada bagian atas M8, selain tombol power terdapat bagian penutup yang terbuat bukan dari metal, tetapi polikarbonat berwarna gelap yang didalamnya terdapat infra red. Infra red yang jangkauannya cukup jauh ini, bisa diatas 5 meter, kegunaan utamanya menjadi remote TV dan device-device lain seperti setup box, dvd player, home theater dll.

Intinya untuk memudahkan, tidak perlu banyak-banyak remote control. HTC menyebutnya dengan istilah Sense TV. Baiknya device M8 kita bisa menjadi bermacam-macam remote untuk segala merk TV dan setup box, tinggal pilih dan test. Selain itu, bagi mereka yang berlangganan layanan TV Cable, bukan hanya berguna sebagai remote biasa, tetapi juga menampilkan jadwal acara termasuk sinopsisnya. 

remotem8

Untuk Indonesia sendiri sudah terangkum layanan First Media, Indovision dan Telkom Vision. Kemudahannya dibanding remote standar, dimana kita biasanya harus mengingat, misal acara Top Gear  ada di channel 200, pada sense tv sekarang tinggal klik di acaranya dan tap watch now, maka acara berpindah ke Top Gear. Sangat memudahkan mengingat TV berlangganan biasanya memiliki puluhan sampai ratusan channel. Kemudahannya masih ditambah jika ingin diingatkan untuk menonton sebuah acara, tinggal melihat jadwal , dan pilih remind me. Maka ketika acara hendak berlangsung, device M8 akan mengingatkan.

Sense TV yang baru juga bisa menjadikan tombol volume M8 menjadi tombol volume untuk TV. Lebihnya lagi Sense TV ini memiliki kemampuan untuk learning remote control, jika daftar perangkat infra red yang kita miliki tidak tercantum. Cukup saling dihadapkan dan menekan tombol, maka M8 akan menduplikasi remote control tersebut.

Tujuan utama Sixth Sense dibuat adalah untuk mempermudah pemakai M8 mengakses isinya dengan cepat. Tidak bisa dipungkiri, ukuran layar 5” tidak kecil. Tidak mudah dengan satu tangan saja bisa mencapai semua sisi. Seringkali diributkan soal penempatan tombol power. Dan HTC kali ini tetap menempatkannya di atas, yang menurut sebagian orang enak disamping, lebih mudah dijangkau jari dalam satu tangan. Tetapi untuk mereka yang sering mengantungi telepon, tombol power di samping juga dikeluhkan sering tersentuh ketika mengantungi telepon dan membuat unit menyala.

Untuk itu pada M8 kali ini HTC menyertakan Motion Sensor, sensor khusus tambahan yang bisa mendeteksi gerakan pada device. Tombol power di atas jadi lebih jarang disentuh. Ketika device diangkat, motion sensor sudah “merasakannya”. Sapukan jari ke atas maka tanpa menekan tombol power, layar akan membuka di aplikasi terakhir yang sedang kita buka. Misal terakhir kita sedang membuka BBM, maka aplikasi tersebut yang langsung dibuka tanpa jeda.

Swipe jadi dari kiri ke kanan, akan dibukakan Blinkfeed.

Swipe dari kanan ke kiri, akan langsung masuk ke Home.

Dan terakhir swipe dari atas ke bawah akan mengaktifkan voice command untuk menelepon cukup dengan mengatakan call (nama).

Jika dibutuhkan untuk melihat informasi jam, kalender dan cuaca, notifikasi email atau sms, cukup ketukkan jari ke layar dua kali, maka akan ditampilkan informasi tersebut.

Bagaimana mengakses menu foto yang sebelumnya bisa diakses via swipe to unlock? Ternyata motion sensor pada M8 juga disiapkan untuk itu. Dalam keadaan mati, sambil menekan tombol volume, device diputar ke arah landscape. Layar akan menyala langsung dalam mode kamera. Klik sekali lagi tombol volume, maka gambar akan di capture, atau bisa dengan cara manual, menekan icon tombol rana di layar.

Performa

Bicara performa, banyak orang selalu berpikir kunci utamanya adalah prosesor. Dalam sebagian besar benak orang, prosesor terbaru dan terkencang, ram terbesar, pasti memiliki performa terbaik. Ternyata pada kenyataannya tidak selalu demikian. Ada yang sering kita lupakan, yaitu masalah Software dan User Interface.

Saya pernah bertemu dengan salah satu product manager HTC regional, dan berdiskusi. Saat itu HTC terakhir adalah seri One Max. Saya menanyakan, mengapa sementara device lain sudah memakai prosesor Snapdragon 800, HTC masih santai dengan Snapdragon 600. Saya malah balik ditanya, bagaimana pengalaman saya mencoba HTC One M7 atau Max. Apakah pernah merasa lag, hang? Dia mengatakan  “We spend a tremendous of times, built and test software for our flagship, we test and test again, until we satisfied and believe, this will deliver the best experience for our customers”

Memang cara termudah mendapatkan angka kecepatan adalah melalui benchmark. Tapi seringkali benchmark ini tidak mewakili pengalaman asli sesungguhnya ketika kita menggunakan smartphone.

HTC M8 menggunakan jajaran prosesor terbaru dari Qualcomm, quadcore Snapdragon 801 MSM8974AC untuk pasar asia, termasuk Indonesia dengan clock 2.5Ghz. Berbeda sedikit di pasaran Amerika dan Eropa, sama menggunakan snapdragon 801, tapi dengan kode MSM8974AB yang clock speednya lebih kecil sedikit di 2.3GHz. 

 m8benchmark

Saat review ini mulai ditulis, prosesor snapdragon 801 2.5GHz dianggap sebagai prosesor yang tercepat saat ini. Benchmark antutu, diatas 35.000 poin mudah dicapai oleh M8. Beberapa percobaan real yang bisa kita saksikan di Youtube, memperlihatkan salah satu keunggulan bersatunya prosesor yang kencang dan software yang baik, menghasilkan device dengan kecepatan sangat gegas, tanpa lag. Bebarapa link video di youtube memperlihatkan M8 dalam melakukan serangakaian multi tasking dengan mudah melewati rival-rivalnya yang setara secara spesifikasi.

Yang cukup mengherankan, HTC M8, sebuah flagship phone hanya menggunakan RAM sebesar 2 giga saja. Sementara banyak device hi-end lain mulai menaikkan ukuran RAM menjadi 3 giga. Tetapi terlihat dari tersedianya free RAM dan manajemen RAM yang baik, selama digunakan tidak terjadi penurunan kinerja, stutter, atau lag. Beberapa brand lain dengan spesifikasi yang sama, dalam beban aplikasi yang mirip, terlihat hanya memiliki sisa free RAM yang jauh lebih sedikit dibanding M8.

Akhirnya Saya hanya bisa menyetujui apa yang ditulis oleh Engadget dalam review M8 yang sama: ” We tried our darndest to make it crash by loading it with countless processor-intensive tasks and graphic-heavy games, but it stood its ground like a stubborn cow.”

Tidak hanya dari kinerja prosesor dan software, ternyata M8 juga dalam pengukuran seberapa cepat device merespon ketika layar di sentuh, ternyata menduduki ranking pertama dari device yang sekarang ada. Kecepatan response time nya dinilai lesnumeriques 46ms. Pasti banyak orang mengira kalau iPhone 5s adalah device yang paling responsif ketika di sentuh, ternyata dalam pengukuran metrik yang sama, iPhone 5s hanya berada di urutan ke 4 dengan touch response time 75ms.

Phones-display-touch-response-time

Dengan response time yang baik ini, mengetik, membuka aplikasi, men-tap layar, semua terasa instan.

Unibody yang terbuat dari metal ternyata bukan hanya memberikan tampilan yang premium. Tapi dari sisi kinerja dan performa, ternyata sangat membantu untuk melepas panas yang dihasilkan prosesor snapdragon quadcore di dalamnya.

Anandtech, sebuah web IT review yang menjadi acuan para geek, mengadakan test performa antara HTC M8 dengan Samsung S5 (yang sama-sama menggunakan prosesor snapdragon 801, hanya pada HTC dengan clock lebih rendah 2.3GHz dan 2.5 Ghz).

Pada peak level, kinerja prosesor pada S5 terlihat penurunan, sedang pada M8 terus memberikan tenaga yang konstan. Penurunan kinerja prosesor ditenggarai karena panas yang dihasilkan prosesor tidak bisa segera lepas dan terperangkap dalam casing plastik, sehingga membuat kinerja prosesor menurun tidak optimal.

Memang kinerja prosesor smartphone sekarang sudah masuk tahapan luar biasa, bahkan lebih cepat dibanding prosesor pc beberapa tahun tahun lalu. Tapi efeknya memang panas yang lebih tinggi. Bahkan beberapa orang mengalami, device seperti Sony Z2 atau LG G3, beberapa kali mengeluarkan warning suhu unit terlalu panas ketika digunakan intensif, terutama pada perekaman video 2K.

“For our performance tests I turned to our usual suite of browser and native applications. If there’s one obvious takeaway from our CPU tests it’s that despite having faster silicon than HTC’s M8, the GS5 isn’t always faster. I believe this has more to do with thermals than anything else. HTC’s metal chassis is able to do a better job of dissipating heat than the GS5′s plastic chassis. I don’t believe there’s a substantial impact on user experience, but it’s interesting to note how choice in materials can have a performance impact like this” -anand tech-

Sound

 0033

HTC semenjak M7 sangat membanggakan dual frontal speakernya, yang mereka namakan dengan istilah yang sepertinya cukup bombastis: Boom Sound. Tapi dari semua review banyak yang menarik kesimpulan suara yang dihasilkan speaker built in tidak pernah sebagus boom sound. Dan sebagian lagi bertanya, mengapa dari sejarah smartphone yang cukup lama, tidak pernah terpikirkan untuk meletakkan speaker di depan dan stereo.

Ternyata teknologi boom sound, bukan hanya sekedar speaker di depan dengan suara yang kencang. Tapi setiap speaker diperkuat oleh amplifier, sehingga suara yang dihasilkan bukan hanya melulu kencang, tapi memang berkualitas dan tidak pecah. Sebab kalau hanya sekedar kencang, kita akan mengingat jaman awal-awal handphone made in China masuk ke Indonesia, ada yang meletakkan sampai 6 buah speaker di body belakangnya, sangat kencang, dan ketika berbunyi, bisa memberitahu tetangga kalau kita sedang menerima panggilan telepon, karena suaranya keras, melengking dan cempreng.

Pada M8, HTC memperbaharui lagi teknologi boomsound-nya. Kalau dulu di M7 speaker ini dibantu secara software dengan Beats audio, kini di M8 setelah HTC melepas kepemilikian saham Beats audio, HTC melengkapinya dengan software sound yang dinamakan Boom Sound. Prinsip kerjanya tetap sama, boom sound ini secara default akan menyala untuk memberikan power baik pada speaker built in atau ketika kita sedang menggunakan headphone. Dan HTC memberi kebebasan untuk boomsound ini bisa dimatikan ketika menggunakan headphone. Suara yang dihasilkan sekarang 25% lebih lantang dibanding dual frontal speaker yang ada pada M7 sebelumnya. Pemanfaatan amplifier pun dikembangkan untuk bisa memberikan power kepada masing-masing suara low, mid dan high. Sehingga dari setiap karakter lagu yang kita mainkan, speaker bisa menghasilkan suara yang lebih sesuai. Amplifier akan memberikan prioritas power kepada masing-masing karakter lagu, sehingga lagu yang menonjolkan suara penyanyinya akan terdengan lebih jernih pada suara vokal penyanyi, dan berbeda dengan lagu-lagu yang bergenre penuh hentakan beats.

Dengan teknologi boom sound, tidak hanya saat mendengar lagu dari speaker langsung yang lebih hidup, ketika sedang menonton film, dan bermain game, semuanya menjadi lebih hidup.

Salah satu alasan mengapa banyak orang memilih menonton film-film spesial di bioskop adalah karena tata suaranya yang, membuat pengalaman menonton menjadi lebih hidup, dan dual frontal speaker boom sound yang hadir pada M8 kira-kira memberikan pengalaman dalam skala mini nya.

Ukuran body smartphone M8 yang cukup panjang, yang terkadang mendapat juga kritikan kaum awam yang mengira satu baris logo htc di body depan hanya membuat bodynya lebih panjang tanpa fungsi, ternyata berperan penting pada efek boomsound yang dihasilkan M8. Ketika menonton film HD, jarak antara speaker atas dan bawah yang cukup berjauhan berhasil membuat efek dolby stereo, dimana seringkali kita berhasil menangkap suara pesawat di film yang bergerak dari kiri ke kanan, bahkan sampai berhasil memberikan efek seolah-olah pintu dibelakang kita berderit membuka ketika menonton film horror.

m8boomsound

Terkadang beberapa orang mengatakan bahwa mereka tidak membutuhkan speker yang spesial pada handphone, asal cukup kencang saja ketika ada telepon masuk. Toh mereka mengatakan akan menggunakan earphone atau headphone untuk mendengar lagu atau menonton film.

Ya sah-sah saja ketika mereka memiliki pendapat seperti itu. Tapi dari pengalaman saya selama menggunakan smartphone HTC M8 ini banyak hal yang saya tidak biasa saya lakukan menjadi kebiasaan rutin tambahan. Misalkan sarapan pagi sambil menonton videoclip youtube HD, mendengarkan lagu-lagu baru dari google music atau streaming spotifiy sambil shower, bahkan bersama-sama beberapa orang mengobrol di speakerphone. Semuanya dengan suara yang enak dan sangat jelas.

Untuk percakapan telepon, seperti teknologi sebelumnya, HTC melengkapi dengan 2 buah mic. Satu untuk berbicara, satu lagi untuk mendengarkan dan meredam suara sekitar. Ketika kita sedang di lingkungan yang bising, tanpa perlu mengatur kerasnya suara speaker di kuping, M8 bisa menyesuaikan besarnya suara yang dikeluarkan ke telinga kita, sekaligus membuang suara bising sekitar sehingga lawan bicara kita bisa mendengarkan suara kita dengan lebih jelas. Jika sinyal yang dihaslikan operator bagus, suara yang kita dengarkan untuk bercakap-cakap sangat clear.

Mic yang sama yang dilengkapi teknologi dual membrand, juga membantu ketika kita banyak merekam video di lingkungan yang menghasilkan suara beragam kerasnya, misalnya menyaksikan konser band music. Kebanyakan smartphone ketika memutar rekaman video ulang, menghasilkan suara yang tidak jelas ketika merekam banyak dentuman bass, dan membuat suara yang tidak nyaman seperti suara kibaran seng tertiup angin. Teknologi dual membran speaker pada M8 membuat hal tersebut tidak terjadi, karena sanggup merekam suara baik frekwensi tinggi maupun rendah secara bersamaan.

Camera

Tahun lalu, HTC berubah haluan soal kamera, dengan menelurkan konsep ultrapixel, yang intinya menurut HTC, pemahaman banyak orang bahwa semakin besar angka megapixel kamera adalah semakin bagus hasil foto, adalah tidak tepat.

Intinya dalam ultrapixel, megapixel kamera tidak perlu besar, karena kebutuhan foto digital di smartphone kebanyakan tidak untuk dicetak tapi lebih banyak di share ke sosial media atau hanya dilihat di layar handphone, tablet atau komputer.

Karena ukuran smartphone yang terbatas dan semakin tipis, maka sensor kamera tidak bisa besar. HTC memilih untuk memanfaatkan maksimal ukuran sensor dengan memperbesar pixel sensornya menjadi 2 micron. Dengan ini cahaya yang bisa ditangkap menjadi 3x lipat dibanding smartphone yang menggunakan megapixel besar.

Lebih dalam tentang dasar Ultrapixel, bisa dibaca di link ini Ulrapixel

Ketika bocoran tampak belakang HTC sebelum release beredar di internet, banyak orang-orang bertanya-tanya mengapa ada 2 kamera di belakang. Ada yang mengira HTC balik lagi ke teknologi jaman HTC Evo 3D yang bisa menjadikan foto tampil 3 dimensi.

Ada yang mengira pula orang akan bisa memilih menggunakan kamera biasa dengan 13 atau 16 megapixel dan bisa menggunakan utrapixel.

Jawaban yang benar ternyata HTC tetap menggunakan kamera ultrapixel berukuran 4MP di belakang, dilengkapi dengan satu tambahan kamera 2MP yang fungsinya memberikan data tambahan kepada hasil foto mengenai jarak kedalaman.

Hasilnya adalah kamera seperti lytro, yang fokusnya bisa di pilh setelah foto diambil, dan membuat blur objek lainnya, dan terkesan seperti foto profesional, karena objek foto menjadi lebih terlihat fokus. Efek ini dikenal pada fotografi sebagai efek bokeh.

Hasil Foto Standar

Hasil Foto Standar

Pemilihan re-Focus pada object bagian depan

Pemilihan re-Focus pada object bagian depan

Foto Standar

Foto Standar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemilihan re-Focus pada object bagian depan

Pemilihan re-Focus pada object bagian depan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Object foto terlihat menonjol dgn latar belakang yang blur

Object foto terlihat menonjol dgn latar belakang yang blur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0001

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengoperasiannya sangat mudah, setelah foto diambil, kita membuka galeri hasil foto, pilih edit dan memilih menu Ufocus, kemudian mentap kebagian mana objek yang ingin kita fokus, dan sisanya akan di blur. Kita bisa memilih objek di bagian depan atau dibagian belakang yang fokus.

Pada update OS yang baru, fungsi ini ditambah dengan kemampuan untuk mengatur seberapa blur background yang kita inginkan

Slider di sebelah kiri untuk mengatur tingkat blur

Slider di sebelah kiri untuk mengatur tingkat blur

Karena foto memiliki data kedalaman, tahu mana beda objek di depan dan background, dapat memberikan fitur lain selain efek bokeh, yaitu kita bisa menyelipkan gambar lain baik di depan maupun di belakang. Misalnya saja menyelipkan foto anda diantara foto teman-teman yang pergi berlibur.

Kemampuan mengenal jarak objek membuat HTC memberikan efek tambahan lain yang menarik, seperti fourgrounder dan season. Pada fourgrounder, kita bisa membuat objek di depan berupa foto, sedangkan objek di belakang seperti lukisan atau sketsa pensil. Pada menu season, foto yang dihasilkan bisa dilengkapi menjadi video dengan tambahan daun-daun sedang berguguran, bahkan salju. Menarik untuk disertakan di video liburan kita.

 

Menu Edit Foto Duo Camera

Menu Edit Foto Duo Camera

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Foto Standar

Foto Standar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil Akhir Edit Foto dengan efek Foregrounder

Hasil Akhir Edit Foto dengan efek Foregrounder

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ternyata tidak sampai disana, efek duo camera (begitu HTC memberi nama dual camera belakangnya), ternyata juga benar bisa menghasilkan foto 3D parallax. Ini memberi efek seperti kita melihat objek foto berbeda dari arah foto di ambil, misal lebih dari kiri, lebih dari kanan atau dari atas, dan bisa di save menjadi foto dengan arah kamera yang baru tersebut.

Entah berjanjian atau bagaimana, ternyata efek Ufokus atau bokeh ini juga ternyata ada pada flagship brand lain seperti pada Samsung S5 yang menyebutnya dengan selective focus, dan ada pula pada Sony Z2. Tak lama kemudian google juga merelease aplikasi untuk menjadikan handphone dengan minimal ber OS Kitkat bisa menghasilkan foto bokeh. Berbeda dengan HTC yang menggunakan kemampuan hardware, device-device lain ini menggunakan algoritma khusus pada softwarenya.

Hasilnya memang berbeda. Pada S5, sebelum mengambil foto kita harus menentukan dulu menu bokeh ini mau dipakai apa tidak. Foto diambil tapi memerlukan waktu yang lebih lama dalam prosesnya. Hasilnya bervariasi, terkadang masih banyak kesalahan dengan memberikan bokeh yang masih bercampur antara objek depan dan belakang. Dan foto ini juga membutuhkan komposisi yang lebih khusus supaya kamera bisa mengenali mana bagian depan dan belakang, dan tidak bisa diterapkan pada banyak situasi.

Pada aplikasi besutan google, kita perlu menggerakkan kamera ketika foto diambil supaya ada perbedaan sudut kamera sehingga bisa dimasukkan informasi algoritma ini. Keterbatasannya efek bokeh ini hanya bisa diberikan pada background, dan sangat bergantung kepada cahaya. Ketika cahaya kurang terang efek blur ini tidak bisa diterapkan.

Memang dari hi-end smartphone terkini, kamera menjadi urusan penting sekarang. Karena menurut survey pelanggan, 80% dari mereka, memilih kamera sebagai hardware dan fitur yang sangat penting untuk sebuah smartphone.

dualtoneflash

Dengan ultrapixel sendiri, sebenarnya HTC outstanding untuk mengambil foto di tempat yang kekurangan cahaya atau lowlight. Selama memakainya bisa dikatakan hampir tidak pernah saya harus mengambil foto dengan bantuan blitz/flash. Tapi untuk mereka yang membutuhkannya kali ini ada 2buah LED flash (dual tone) dibenamkan disana, dan kalau diperhatikan flashnya berbeda satu sama lain. Biasanya foto ketika menggunakan flash, menghasilkan objek yang tidak bisa menampilkan warna asli, misal pada kulit muka, yang cenderung menjadi lebih putih pucat terpapar cahaya flash. Dengan dual flash ini, dihasilkan dual tone warna flash yang memberi efek warna objek lebih sesuai dengan aslinya. Kemampuan dual flash ini juga dimiliki oleh iPhone 5s.

Setelah kemampuannya untuk memberikan efek bokeh, fitur sangat penting untuk orang-orang yang memang suka dengan fotografi adalah Manual setting. Benar-benar seperti kamera profesional, kita bisa memilih untuk memilih fokus secara manual dengan menaik turunkan slider, memilih ISO, memilih kecepatan rana, white balance, dan exposure value.

Pilihan Manual Setiing pada Kamera

Pilihan Manual Seting pada Kamera

Banyak yang bisa dilakukan dengan manual setting ini untuk hasil foto yang tidak bisa dilakukan dengan setingan otomatis.

Misal ingin memfoto suasana benar-benar lowlight, dengan hasil yang baik dan less noise.

ISO 100, Exposure 2 Seconds

ISO 100, Exposure 2 Seconds

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ISO 100, Exposure 3.2 Seconds

ISO 100, Exposure 3.2 Seconds

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Atau membuat foto jalan raya, dengan efek light painting, dimana lampu mobil berubah menjadi garis-garis panjang cahaya.

ISO 100, Exposure 4 Seconds

ISO 100, Exposure 4 Seconds

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0013

AFAIK hanya ada 2 brand smartphone yang memiliki kemampuan manual setting ini, HTC dan Nokia.

 

 

Zoe dan video highlights menjadi fitur kamera yang sering dibicarakan. Zoe memungkinkan dalam satu tekanan shutter, mengambil 20 foto sekaligus dan 3 detik video. Sedang video highlights menjadikan even foto, video dan zoe menjadi satu kesatuan dalam satu video pendek berdurasi 30 detik yang sangat menarik karena bisa dipilih tema dan lagunya.

 

Didalam galeri foto HTC juga disediakan tools lengkap untuk editing foto, dari crop, flip, draw bahkan sampai pengaturan contrast, brighnest , saturation dll, yang bisa digunakan langsung bila diperlukan tanpa perlu menginstall aplikasi 3rd party serupa. Kelebihan editing foto ini, bisa di save menjadi custom edit yang bisa digunakan instan untuk mengedit foto dalam kondisi serupa. Misal sesudah beberapa kali kita mengambil foto di malam hari, sebuah foto kita edit sampai mencapai kondisi edit yang kita inginkan. Setting edit ini setelahnya kita simpan menjadi custom edit, dan bisa langsung diterapkan pada foto malam hari lainnya tanpa harus mengulang bagian-perbagian langkah mengedit foto sebelumnya.

Beberapa contoh foto lain hasil dari kamera M8:

0024

Foto Standar

Foto Standar

Mode HDR ( High Dynamic Range)

Mode HDR ( High Dynamic Range)

0019

Macro

Macro

0001

0032

0017

Mencoba kamera dalam kondisi sangat lowlight dalam box Oppo tanpa blitz

Mencoba kamera dalam kondisi sangat lowlight dalam box Oppo tanpa blitz

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk kamera depan sendiri, HTC M8 dilengkapi dengan kamera 5 MP dilengkapi BSI sensor. Cukup unik kamera depan ini karena lensanya wide atau lebar, sehingga dengan jangkauan tangan saja tanpa tongsis, sudah mampu mengambil foto selfie yang lebar seperti menggunakan tongsis. Kelebihan lain dari kamera depannya yang jarang dimiliki oleh brand lain adalah kemampuannya menggunakan mode HDR sehingga tetap bisa menangkap foto selfie dengan background terang tanpa menjadi siluet. Selain itu biasanya kamera depan sangat payah di tempat lowlight atau kurang cahaya, tetapai kamera depan M8 ini tetap sanggup mengambil foto selfie yang baik di kondisi tersebut. Kamera depan ini juga dilengkapi kemampuan merekam video 1080p.

Terakhir, hal penting kamera pada smartphone adalah masalah kecepatan. Karena bagaimanapun juga smartphone selalu ada bersama kita, baik sedang dipegang, atau disaku. Seringkali banyak momen-momen menarik yang butuh cepat di diabadikan, dan sulit terulang.

Setelah dalam launchingnya, Samsung S5 memakai teknologi kamera PDAF, phase detection auto focus, dan LG G3 menggunakan Laser untuk auto focus, ternyata hasil dari test Phone Arena, kamera M8 tetap menjadi yang tercepat.

Camera Speed Phone Arena

Camera Speed Phone Arena

Daya Tahan

Smartphone sekarang kemampuannya semakin baik, semakin betah dan lama orang-orang menatap layar smartphone untuk bekerja, bermain, mencari informasi dll. Akhirnya karena menjadi device andalan, dibutuhkan daya tahan baterai yang kuat.

Ada 2 cara ditempuh vendor untuk memberikan daya tahan yang dianggap baik atau cukup.

Cara pertama paling mudah adalah memberi baterai dengan kapasitas besar. BIasanya berimbas pada ukuran tebal dan berat smartphone.

Cara ke dua dianggap lebih sulit, tetapi mempunyai achievement sendiri, yaitu efisiensi.

HTC untuk produk flagshipnya, dan juga brand-brand besar lain biasanya mencoba mengambil langkah ke-2.

Di kala sekarang baterai smartphone sudah banyak yang diatas 3000 mAh, HTC M8 memiliki kapasitas 2600 mAh. Sementara rival terdekatnya Samsung S5 di 2800 mAh.

Bedanya HTC meneruskan tradisi non-removeable battery seperti iPhone yang menggunakan Lithium Polymer, Samsung S5 menggunakan removeable battery berbahan Lythium iOn.

Banyak yang memiliki pandangan, semakin cepat sebuah smartphone, maka akan semakin boros juga baterai nya. Ternyata tidak.

Prosesor-prosesor terbaru bukan hanya cepat, tapi juga lebih sedikit memakai energi,

Ditambah perpaduan kernel dan OS yang baik, maka didapat efisiensi yang lebih optimal sehingga baterai menjadi tahan lama.

Untuk pemakaian berat, M8 sanggup dipakai dari pagi pergi berkerja hingga malam hari.

Dibandingkan pendahulunya M7, baterai HTC M8 40% lebih tahan lama, walau sebenarnya hanya bertambah 300 mAh saja.

Untuk negara kita, banyak orang yang mengalami daya tahan baterai smartphone-nya tidak begitu baik. Ini diperkirakan karena koneksi sinyal dari operator yang seringkali timbul tenggelam coveragenya, sehinga smartphone harus mengeluarkan daya yang lebih untuk mencapai BTS yang lebih jauh.

m8Baterai

Karena begitu pentingnya smartphone, sekarang orang berharap bisa bertahan lebih lama walau baterai sudah krisis. Untuk itu beberapa smartphone unggulan sudah menerapkan extreme energy savings mode. Dengan mode ini, smartphone seperti berubah menjadi handphone standard yang fungsinya lebih terbatas hanya untuk telepon, sms dan beberapa fitur standard seperti kalkulator, atau email yang harus di pull.

Dengan mode ini, sisa baterai yang ada bisa bertahan jauh lebih lama. HTC mengatakan 5% sisa baterai, dengan extreme power saving bisa bertahan sampai 15 jam. Atau jika dari 100% menggunakan extreme power saving, bisa bertahan hingga 14 hari.

Menggunakan prosesor Qualcomm, HTC pada M8 sebenarnya sudah mengaktifkan fitur Quick Charging 2.0 yang membuat penge-charge an menjadi lebih cepat. Hanya dikabarkan fitur ini baru optimal nantinya dengan charger khusus yang akan dijual terpisah.

Daya tahan bukan hanya baterai saja, tapi juga toughness, atau kekuatan unitnya. Rata-rata setiap orang menyalakan teleponnya sehari sampai 150 kali. Berarti bisa jadi unit keluar masuk kantung, tas, atau diangkat dan diletakkan kembali diatas meja. Terbentur dan terjatuh sangat mungkin.

Selama mencoba kurang lebih 3 bulan, ternyata unit M8 yang dipakai naked tanpa case dan screen protector, masih terlihat mulus dan baik. Sempat juga terbentur dan jatuh, walau tidak terlalu keras, tetapi tidak terlihat ada bekas. Kemungkinan gores yang kentara adalah pada lensa kamera, jika banyak disimpan di dalam kantung. Setelah beberapa lama keluar masuk kantung, terlihat ada sedikit kabut pada lensa kamera, tetapi bisa dibersihkan dengan gel pembersih plastik atau menggunakan pasta gigi.

Dari segi toughness, pemakaian unibody metal casing juga berimpak pada solidnya unit. Tidak ada suara “kriet-kriet” pada m8, bahkan ketika kita coba memelintirnya seperti memeras ketika mencuci baju, tidak ada deformasi sama sekali. Hal yang sama dicoba kepada beberapa flagship brand lain yang terbuat dari polycarbonate, terdengar bunyi “kriet-kriet” yang nyata.

Sayangnya memang ketika brand lain sudah melangkah ke smartphone yang tahan air, HTC pada flagshipnya belum melangkah kesana. Walaupun memang kita bisa lihat di youtube ada yang benar2 mencoba merendam M8 dalam baskom selama 1 jam dan tidak apa2, bukan berarti kita boleh mengikutinya :-). Tapi bukan berarti sama sekali M8 tidak boleh kena air, karena ternyata M8 mengantungi sertifikat ketahan IPX3. Sertifkat ini masih memungkinkan handphone dipakai bertelepon ketika terkena hujan.

Jelasnya ini bunyi sertifikat IPX3 “Protected against spraying water – Water spraying up to 60 degrees from vertical at 10 liters/min at a pressure of 80-100kN/m2 for 5 min”.

Accessories

Dot View Case

Saat direlease, M8 memperkenalkan asesoris barunya yang kemudian mendapat penghargaan Design Gold Award di acara Computex dan D&I award. Asesoris ini sebenarnya sebuah flipcase yang dinamai Dot View case.

Ketika ditutup, case yang terbuat dari penutup karet bermotif dot, bisa meneruskan tampilan info pada layar yang terlihat sebagai rangkaian dot bercahaya. Cukup ketuk layar 2 kali maka info seperti jam dan cuaca akan ditampilkan.

Ketika ada telepon, akan ditampilkan nama penelepon dan tanpa harus membuka casenya, kita dapat menswipe jari diatas case apakah akan menerima atau menolak telp. Notifikasi masuknya SMS, email, misscall dan kondisi baterai yang lemah juga bisa tampil di dotview. Bahkan setelah update, aplikasi ini bisa menggantikan background nya yang semula kosong dengan tambahan wallpaper atau logo.

0002

rps20140712_142038_586

BoomBass NFC Speaker

Untuk mereka yang ingin menambah keasikan menonton film atau mendengarkan musik yang lebih penuh dentuman, boombass speaker yang berukuran kecil berbentuk kotak kubus 6.4cm bisa membuat kaget pendengarnya. Tidak akan mengira dari kubus kecil ini akan bisa menghasilkan suara bass yang menggelegar.

Dengan kemampuan NFC, cukup tap HTC M8 di atas speaker dan akan terkoneksi melalui bluetooth yang sudah support teknologi aptx, yang membuat musik bisa di transmit dengan kualitas CD audio. Bedanya dengan kebanyakan bluetooth speaker, dimana semua suara  dari device akan dipindahkan ke bluetooth speaker, pada boom bass tidak demikian. Kedua frontal speaker pada M8 tetap berfungsi, dan boombass akan menjadi sub woofer, sehingga efek suara dolby stereo ketika menonton film, atau midrange ketika mendengarkan lagu tetap terjaga.

BoomBass NFC Speaker

BoomBass NFC Speaker

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HTC Fetch

Gantungan kunci ini sekilas seperti gantungan kunci biasa berlogo HTC. Tetapi di dalamnya sebenarnya ada perangkat berteknologi bluetooth low energy.

Gunanya untuk saling mencari, ketika kita sering kelupaan dimana tadi meletakkan HTC Smartphone. Dengan menekan tombol pada fetch, smartphone yang dicari akan berbunyi, walaupun sedang silent. Fetch ini juga akan berbunyi jika kita ketinggalan smartphone, misal masih diletakkan di dashboard mobil ketika turun. Ketika terpisah jarak sesuai kemampuan bluetooth (around 5m-10 m) maka fetch akan mengingatkan kalau smartphone tertinggal.

Kebalikannya fetch ini bisa menjadi gantungan kunci, misal kunci mobil. Secara bergantian, smartphone HTC bisa mencari lokasi dimana kunci mobil ini diletakkan atau tertinggal. Ketika jarak jangkauan bluetooth terpisah, bisa di set otomatis, supaya fetch mengirimkan email berisi posisi koordinat peta lokasi terakhirnya. Untuk mereka yang sering bepergian, fetch ini bisa juga digantungkan di koper atau tas, yang memberi early warning ketika tas tertinggal atau berubah posisi. Atau gantungkan pada balita ketika jalan-jalan ke mall, sehingga bisa segera memberi peringatan ketika mereka berjalan menjauh.

HTC Fetch

HTC Fetch

HTC Mini+

Device berbentuk telepon mungil ini sebenarnya berfungsi seperti handsfree earphone bluetooth yang jamak kita temui. Hanya bentuknya menyerupai handphone lengkap dengan tombol angka dial telepon.

Diperuntukkan untuk mereka yang merasa ketika dipakai bertelepon, ukuran HTC M8 (atau one Max) dirasa terlalu besar. Device ini akan menjadi alat penerima dan panggilan telepon. Tersambung dengan bluetooth, dan tidak bisa berdiri sendiri dengan diisi simcard. Praktisnya mudah dikantongi karena ukurannya yang kecil.

Selain untuk menerima dan memanggil telepon, HTC Mini+ ini juga bisa berfungsi untuk menjadi remote televisi dan remote untuk presentasi.

HTC Mini+

HTC Mini+

Wrap Up.

0025

Sampai tulisan ini selesai di cicil, di tulis dalam rentan 3 bulan, (sambil melihat perkembangan yang terjadi setelah HTC M8 di release), secara desain M8 masih bisa dibilang sebagai urutan paling atas, baik dari bentuk dan bahan yang digunakan.

Bahkan LG G3 yang direncanakan dibuat dari bahan metal yang sama akhirnya menggunakan plastik dan hanya diberi metal pelapis. Pihak eksekutif LG mengatakan jika mereka berkeras untuk membuatnya premium, maka setiap unit akan berharga lebih mahal $300 lagi. Ini semakin menambah nilai lebih, bahwa device berbahan metal bukan hanya mengenai bahan, tetapi di dalamnya dibutuhkan lebih banyak effort dan teknologi yang lebih untuk membuatnya. Salah satunya teknologi untuk mengatasi ter-blok nya sinyal oleh bahan metal, yang aplikasi teknologinya berhasil di terapkan di HTC M8.

M8 seolah-olah menjadi pertaruhan HTC, apa bisa mengangkat keterpurukannya dan kembali bisa memimpin atau benar dilupakan. Apakah M8 akan meneruskan kejayaan M7, untuk menjadi smartphone terbaik lagi di acara GSMA tahun depan?

Hasil report finansial Q2 yang baru saja di release, ternyata setelah berkali-kali merugi, HTC kini bisa menikmati untung kembali, walaupun masih sedikit. Bukan berarti masa kritis sudah terlampaui, tetapi sedikitnya memberi angin baru untuk HTC dengan kehadiran M8.

Wind of change?.. Semoga :-)

, , , , , , ,

4 Comments

Lenovo Vibe Z , Preview

Lenovo-Vibe-Z-2a

Prolog

Smartphone Lenovo mulai mendapat gaungnya ketika demam phablet di negeri ini di mulai. Dipasarkan dengan type S880 di akhir tahun 2012, ternyata type ini sangat digemari masyarakat dan menuai sukses besar. Seringkali gerai penjualnya sampai kehabisan stok.

Setelah itu, segera menyusul hadir lebih banyak lagi type, yang terutama menyasar pasar smartphone menengah dan bawah.

Geraknya sangat cepat, dalam beberapa bulan sudah ada type baru lagi yang Lenovo luncurkan.

Lenovo menyebutnya sebagai “wave” atau gelombang. Setiap wave membawa beberapa type baru, dari kategori hi-end sampai kategori low end.

Hebatnya, kabarnya dalam 1 tahun sebenarnya Lenovo menelurkan hampir 100 model smartphone android.

Satu yang bisa kita amati dari setiap wave, selain menelurkan model yang baru, smartphone Lenovo hadir selalu lebih baik dari sisi teknologi, model dan bahan yang digunakan. Ini membuat mereka bukan lagi berjalan, tetapi melompat-lompat dengan cepat.

Menutup tahun 2013, dikabarkan lembaga survei di Indonesia, Lenovo sudah menempati urutan ke 4 di pasar smartphone di Indonesia.

Secara hasil global di dunia, Lenovo yang menjadi salah satu dari 4 raksasa teknologi di China, berdampingan bersama Huawei, ZTE dan Yulong Coolpad, menutup tahun 2013 dengan menjadi brand smartphone yang menempati urutan ke 5 paling besar di dunia, dibawah Samsung, Apple, Huawei dan LG. Semuanya terasa sangat cepat, karena sepertinya baru kemarin saja kita mendengar brand Lenovo ada di smartphone, setelah sebelumnya sangat sukses di manufaktur komputer/PC dan Notebook.

Kabarnya kiprah Lenovo sudah sulit terbendung, apalagi setelah membeli Motorola dari Google, yang berarti akan melapangkan Lenovo untuk masuk ke pasar-pasar smartphone dunia yang belum sempat dimasukinya seperti pasar Amerika dan Eropa. Jika perkembangannya terus dalam trend membaik, maka dipastikan Lenovo akan segera menduduki tangga ke 2 smartphone dunia dibawah Samsung. Impresif.

Wacana Desain dan Teknologi.

Tidak ada smartphone yang bisa sukses sebelum bisa membuktikan diri bisa unggul di inovasi dan teknologi di versi hi-end nya. Walaupun pasar smartphone terbesar sekarang ini sebenarnya adalah middle dan low end, tetapi pasar hi-end adalah pasar prestisius yang diperebutkan, karena menyangkut reputasi dan kekuatan brand.

Jika model hi-end nya sudah menerima kepercayaan, maka model middle dan low end nya akan mudah mengikuti.

Kondisi tersebut yang  kini yang berusaha dikejar oleh Lenovo, dengan membangun diri sebagai brand papan atas dan mengeluarkan jagoannya yang paling hi end.

Baru beberapa bulan berselang, Lenovo merelese seri Vibe pertamanya, Vibe X. Seri Vibe ini adalah seri teratas atau premium dari brand Lenovo. Dan sekarang Lenovo “melompat” lagi ke seri Vibe yang lebih unggul, Vibe Z.

Sejatinya VIbe Z ini berkode K-910L, penerus seri sebelumnya K-900, yang kita kenal dengan model iklannya, pebasket Kobe Bryant.

Sebelumnya kalau kita perhatikan prosesor yang paling banyak dipakai Lenovo adalah seri MTK, seri prosesor yang baik, tetapi dianggap belum seterkenal dan secanggih prosesor kelas atas lain seperti Qualcomm dan Nvidia.

Pada K-900 Lenovo mencoba alternatif prosesor dari Intel. Dan kali ini pada Vibe Z, Lenovo lebih all out dengan prosesor Quadcore Snapdragon 800 2.2 Ghz, yang sekarang menjadi otak dari banyak smartphone hi-end dunia, seperti Google Nexus 5, Samsung Note-3, LG G2 Sony Xperia Z1 dll.

Apa yang membedakan phablet kelas atas dan phablet biasa-biasa saja?

lenovo-vibe-z-k910-3 Kabarnya ciri-ciri phablet kelas atas katanya harus ringan, tipis, baterai kapasitas besar, dan layar yang bagus. Itu semua sekarang dimiliki Lenovo Vibe Z.

Beratnya ringan hanya around 145 gram, ketebalannya hanya 7.9mm, memiliki kapasitas baterai 3000mAh dan layar 5.5 inci nya sudah be-resolusi 1080p (1920×1080) dan memiliki kerapatan pixel 401ppi.

Layarnya selain sudah menggunakan teknologi IPS LCD, yang memungkinkan tetap enak dilihat dari sudut pandang yang extreme, sekaligus sudah dilapisi corning gorilla glass 3 untuk ketahanan terhadap goresan.

Secara bentuk dan ukuran, Lenovo Vibe Z terlihat berdesain minimalis, dikelilingi bezel chrome tipis yang mengikat  layarnya, dan diakhiri dengan bagian belakang penutup plastik berteknologi laser-etched. Dengan Laser-etched ini pada penutup belakang, Vibe Z terhindar dari sisa bekas telapak tangan yang sering memenuhi smartphone lain berbahan plastik glossy.

Lenovo-Vibe-Z-K910-Official-Price-Specs1

Secara ukuran bisa dikatakan phablet 5.5 inci ini masih kompak. Ukurannya masih lebih kecil, lebih tipis dan lebih ringan dari Samsung Note 3. Ketika digenggam tidak dirasakan terlalu over besarnya, walau memiliki layar 5.5 inci dan masih nyaman dikantongi karena ketipisannya.

Pada bagian belakang Vibe Z dilengkapi kamera 13MP dengan dual flash, dan satu lubang mic ke-2 yang bisa membantu mengeliminasi suara lingkungan ketika bercakap-cakap di telepon.

Untuk kamera depan disediakan 5MP kamera wide angle yang sangat cocok untuk selfie. Selain kemampuan lensanya yang wide angle, sehingga bisa foto bersama berbarengan atau mendapatkan background yang lebar tanpa memerlukan tongsis (tongkat narsis), secara default settingan kameranya memungkinkan muka kita akan dibuat lebih halus/beauty :-)

Lenovo-Vibe-Z-Hands-on-And-Close-up-Images-7 Tombol power dan jack 3.5mm earphone terletak di atas, sisi kiri dilengkapi tombol volume dari bahan metal dan sisi kanan terdapat slot simcard berukuran micro sim, yang harus menggunakan pin ejector untuk membukanya. Kita akan menemukan sim card tray yang sebenarnya di desain untuk menerima 2 sim card. Mungkin diperuntukkan bagi Vibe Z versi untuk pasar China.

Performa.

Quadcore Snapdragon 800 yang dilengkapi GPU (Graphic Processing Unit)  Adreno 330, dan RAM 2 giga, memang sudah sejajar dengah smartphone hi-end yang sekarang beredar. Walaupun benchmark bukan patokan asli kemampuan sebuah smartphone, tapi kira-kira bisa memberikan gambaran seberapa cepat smarphone ini berlari. Antutu benchmark di angka 34 ribu dengan mudah dicapai oleh Vibe Z. Dalam ranking ini hanya terpaut sedikit dibawah Note 3, tapi sudah diatas Sony Xperia Z ultra, Xiaomi MI3 dan LG G2.

Jika kita mengacu ke benchmark Quadrant, nilai yang diperoleh 20.550. Sangat bertenaga.

Screenshot_2014-03-09-18-11-26 Screenshot_2014-03-09-18-11-17 Screenshot_2014-03-25-01-22-31

Lenovo Vibe Z ini adalah smartphone Lenovo pertama yang mendukung jaringan 4G LTE. Walau di negara kita belum memiliki jaringannya, kemungkinan sebentar lagi negara kita mengadopsinya. Atau bisa jadi, kita bepergian ke negara yang mendukung teknologi 4G LTE ini, maka handset Vibe Z sudah siap digunakan disana.

Standard 4G LTE yang dimiliki Lenovo ini adalah category 4, yang sudah mendukung kecepatan download 150Mbps dan upload 50Mbps. Sedangkan pada sisi wifi, selain sudah mendukung seri b/g/ dan n, juga sudah mendukung seri 802.11ac yang belasan kali lebih cepat dari wifi biasa.

Internal storage Lenovo sayangnya masih 16 giga, tanpa slot external memory. Tapi kondisi ini bisa saja terbantukan dengan kemampuannya menerima USB OTG, yang bisa mengkoneksikannya dengan flashdisk.

Baterai 3000mAh, cukup leluasa untuk memberikan ketahanan pemakaian sehari penuh, atau setara kira-kira 15-16 jam untuk pemakaian berat.

Pada Vibe Z ini Lenovo sudah memberikan aplikasi Power Manager yang sudah memberikan informasi software atau hardware apa yang memakan banyak tenaga. Selain kita bisa memilih mode ketahanan daya Normal, Custom atau Long Standby, Lenovo juga sudah dilengkapi dengan Ultimate Saving Mode. Dengan ini fungsi smartphone benar-benar dijadikan hanya sebagai fitured phone untuk telepon, SMS dan alarm, yang memungkinkan jika kita mengalami kondisi batere kritikal, smartphone bisa bertahan jauh lebih lama.

Screenshot_2014-03-25-01-38-15 Screenshot_2014-03-25-01-41-01 Screenshot_2014-03-14-10-10-38

Sofware.

Lenovo VIbe Z hadir dengan OS android 4.3 Jelly Bean terakhir. Kemungkinan mengingat prosesornya diperkuat snapdragon 800, update KitKat nya tinggal menunggu waktu.

Sepertinya dari segi software, Lenovo sedang mencari bentuk UI yang paling sesuai atau malah memberikan UI yang berbeda pada tiap kategori smartphonenya.

Pada VIbe Z User Interface nya sama dengan Vibe X sebelumnya , menampilkan semua aplikasi di layar depan, tanpa memisahkan lagi layar depan sebagai shorcut, dan app drawer sebagai tempat berkumpul aplikasi, yang mana menjadi  standard OS android, dalam mengatur aplikasi.

Penempatan seperti ini mirip dengan kumpulan aplikasi pada iPhone, atau di android dimulai dengan custom rom MIUI yang menjadi rom resmi pada brand Xiaomi.

Screenshot_2014-02-07-23-28-17 Kustomisasi OS nya kali ini cukup berat dan merubah secara besar tampilan android vanilla yang dulu awal-awal dipakai oleh Lenovo. Bahkan untuk icon-icon standard pun semuanya di desain kustom.

Lenovo mencoba mengakomodir kemungkinan beragam pemakainya, bisa masih pelajar, profesional, pria atau wanita, dengan menyediakan theme atau tema tampilan yang berbeda yang bisa dipilih dengan mudah.

Yang terlihat menonjol adalah, secara out of the box, Lenovo mencoba memberikan aplikasi yang dianggap secara basic banyak diperlukan dan digunakan calon pemakainya. Dari aplikasi security hingga game. Beberapa aplikasi utama adalah khusus buatan Lenovo.

Kemungkinan penyediaan aplikasi out of the box seperti ini, berangkat dari pasar China yang tidak memiliki layanan aplikasi google playstore. Untuk Indonesia, tentu saja layanan aplikasi google yang disediakan lengkap.

Beberapa aplikasi mungkin dianggap pemakai tidak diperlukan, dan bisa dihapus secara manual.

Tetapi beberapa aplikasi besutan Lenovo memang baik. Contohnya SECUREit. Ini meliputi anti-virus, privacy guard yang bisa mencegah aplikasi pihak ke tiga mengakses data yang kita anggap privasi, anti spam, speedup pembersih memory sisa/cache, sampai Private Space untuk menyembunyikan daftar kontak, telepon dan sms yang dianggap rahasia.

Secureit masih dilengkapi juga dengan anti-theft, yang bisa mengunci unit ketika simcard di ganti, melakukan penghapusan data ketika smartphone hilang atau sekedar membunyikan sirenenya. Sebagai pelengkap, Secureit juga menyediakan fitur parental control, yang bisa menyembunyikan aplikasi yang tidak boleh diakses anak-anak. .

Satu aplikasi buatan Lenovo yang juga bagus adalah Shareit. Aplikasi ini menggunakan wifi direct sebagai jembatan untuk memindahkan files antar handphone dengan cepat, 60x lebih cepat dibanding menggunakan bluetooth.  Setelah diinstallkan lewat playstore untuk smartphone selain Lenovo, dan bisa saling bertukar files, aplikasi ini juga bisa memindahkan hampir seluruh data dari handphone lama ke handphone yang baru, termasuk meng-installkan aplikasi yang sebelumnya sudah di install di handphone lama. Sangat berguna jika kita berganti smartphone. Selain untuk android, aplikasi ini tesedia juga untuk iOS dan PC, untuk bertukar files antar perangkat dengan cepat dan nirkabel.

Akhir-akhir ini , fitur memindahkan layar secara wireless dari smarphone ke LCD TV sedang ramai, dan guess what, Lenovo Vibe Z juga bisa melakukannya dengan menggunakan client allshare cast dongle kepunyaan Samsung :-)

 

Penutup

Dengan perkembangan secepat ini, bisa jadi Lenovo akan merubah dominasi brand-brand papan atas yang sudah lebih dahulu dikenal. Apalagi kini Lenovo sudah menguasai Motorola, yang membantu membuka brand recognition Lenovo, yang lebih baik kepada dunia.

Sepertinya dalam beberapa langkah ke depan, bisa jadi kita menemukan handset hi-end Lenovo sudah dianggap sejajar dengan brand-brand papan atas atau bahkan melewati beberapa diantaranya. Dan ini dimulai dengan Vibe Z…

No Comments

LG G2 Review

0031

Review ini (edited version) juga sudah dimuat dan bisa dibaca di  yangcanggih.com  http://goo.gl/V3HDjb

Tahun 2013 sepertinya menjadi tahun kesepakatan, untuk brand-brand papan atas, mencoba menghadirkan kembali smartphone android dengan teknologi yang baru dan khusus, untuk bisa merebut supremasi sebagai device android terbaik.

Demikian pula yang dilakukan oleh brand LG. LG memang membutuhkan device baru, yang bisa me re-branding lagi nama mereka supaya masuk pertarungan device android papan atas.

Sebagai pembuat smartphone android, LG sudah cukup berpengalaman malang-melintang bertahun-tahun di kancah ini. Tetapi sayangnya, device-device mereka yang terakhir kurang mendapat tempat sebagai pilihan utama penggemar android papan atas, sampai mereka mengeluarkan devicenya yang terbaru, LG G2.

Bisa jadi, LG G2 ini akan menjadi kebangkitan LG untuk merangsek lagi ke persaingan smartphone papan atasnya.

Desain

LG mengawali desainnya dengan basis Learn From You.

Dasar keinginan pemakai smartphone sekarang berbeda dengan waktu awal handphone keluar. Kalau dulu handphone keluar dengan ukuran sangat besar, kemudian orang ingin semakin kecil, supaya muat dan mudah disakukan. Sekarang kebanyakan orang ingin layar smartphone yang semakin besar, karena kebutuhan akan multimedia, web browsing, chatting, membaca email, berita dll, ..sedangkan ukuran tangan manusia sebenarnya tidak berubah. Adalah tantangan membuat 2 keinginan ini bisa terpenuhi.

Kalau mengacu device phablet 5” yang banyak keluar di awal-awal tahun dan menjadi trend, kita akan terpana betapa sebenarnya ukuran LG G2 ini lebih kecil dan kompak dari phablet-phablet tersebut, tetapi dengan ukuran layar yang sebenarnya malah lebih besar.

0035

Layar 5,2 inci LG ini secara keseluruhan hanya menghasilkan device dengan ukuran 13.8cm x 7.1 cm dan bisa dibilang tipis karena tebalnya hanya 8.9mm.

Sedangkan kebanyakan phablet 5 inci, memiliki ukuran 14,5 cm x 7.5cm dan tebal diatas 1cm.

Jadi sebenarnya, membesarkan ukuran layar adalah perkara “mudah”, tetapi membuatnya tetap kompak, apalagi tetap ringan, memang sekarang ini hanya bisa dilakukan oleh brand-brand papan atas. LG G2 ini beratnya hanya 143gram, sedangkan kebanyaka phablet 5 inci 30-70 gram diatasnya.

lg-g2-display-11

Keberhasilan LG di G2 yang menonjol adalah kemampuannya membuat layar edge to edge display dengan frame layar bisa sangat tipis. Ini dimungkinkan dengan teknologi yang dinamakan dual routing.

Biasanya dibutuhkan tempat cukup besar untuk berjejernya “kabel” konektor di tepian layar yang menyambungkan beberapa segmen LCD dan dikumpulkan dibawah. Dengan dual routing, kumpulan konektor ini dibagi ke atas dan ke bawah, sehingga frame layar bisa menjadi lebih tipis. Saat ini sepertinya LG G2 yang memiliki frame layar paling tipis.

Kebanyakan orang akan cukup surprise ketika memegang unit ini, ukurannya nyaman di genggam, ditambah bentuk belakangnya yang melengkung dan sudut-sudutnya yang membulat membuatnya semakin pas dengan bentuk genggaman tangan.

0029

Satu yang unik dan membuat kebanyakan orang pertama kali memegang harus memutar-mutar unitnya adalah untuk mencari dimana tombol power dan tombol-tombol lainnya berada. Berbeda dengan kebanyakan device yang tombol power nya ada di bagian atas atau di samping body, LG G2 memilikinya di belakang unit.

Dasar desainnya menarik, ketika orang menggenggam smartphone, jari telunjuk akan digunakan untuk menahan device. Daripada jari telunjuk ini menganggur di belakang, sebaiknya dibuatkan sesuatu, dan LG G2 menempatkan tombol power plus tombol volume +- di belakang, tepat dibawah kamera, yang mudah diakses oleh jari telunjuk ini. Sangat menarik dan berbeda.

Pertama dalam prakteknya, memang harus ada kebiasaan yang berubah, dan kita harus beradaptasi. Ternyata menekan tombol power di belakang bukan perkara nyaman dan mudah untuk pertama kali, dan bisa jadi membutuhkan cukup waktu untuk terbiasa. Tanpa melihat posisi tombol, kita mengharapkan jari kita mempir pada sebuah tonjolan tombol power dan menekannya.

Bebarapa orang pada awalnya berpikir kalau tombol power diletakkan dibelakang, saat device diletakkan di atas meja, apakah tombol power akan mudah tertekan? Ternyata tidak, karena disisi kiri-kanan tombol power kalau diperhatikan ada tonjolan casing yg menahan supaya tombol power tidak tertekan tanpa sengaja.

0030

Bagaimanapun juga butuh waktu lama untuk membiasakan diri menekan tombol power di belakang, dan mungkin para pemilik G2 bisa jadi tidak menyadari kalau tombol powernya ditekan, akan ada lingkaran cahaya menyala disekeliling tombolnya, yang memberikan efek futuristik.

Dari kerepotan harus beradaptasi dengan posisi tombol power, bagusnya LG menyiapkan jalan pintas lain yang lebih menarik, Knock On. Cukup mengetuk/men-tap layar dua kali, maka layar akan menyala. Tap 2 kali lagi di halaman homescreen yg kosong, layar akan mati.

Cara ini sebenarnya sangat memudahkan untuk para pemakai phablet, dimana biasanya satu tangan saja agak sulit menekan tombol power, atau setidaknya dibutuhkan merubah posisi tangan untuk mencapai tombol power, kemudian kembali ke posisi yang dianggap nyaman untuk menggenggam device. Tetapi memang terkadang tidak semua tap 2x akan berhasil. Terkadang juga layar tidak bereaksi menyala. Tapi persentasi gagalnya cukup kecil, jadi bisa kita anggap tap 2x dilayar ini sangat membantu.

Ide menyalakan layar bukan melalui tombol power, sebenarnya juga sudah ada dibeberapa perangkat lain, salah satunya seperti di Blackberry 10, cukup dengan menswipe dari dasar layar ke atas, maka device akan menyala. Tetapi bagaimanapun juga, knock on, seperti layaknya kita mengetuk pintu untuk dibukakan, memiliki nilai tambah yang besar untuk LG G2 ini.

Tidak adanya tombol volume, power, di semua sisi body menjadikan device ini enak dikantungi, Ketika kita mengeluarkan dari saku, atau ketika telepon berbunyi dalam saku, ketika dikeluarkan, tangan kita tidak menyentuh salah satu tombol tersebut.

0001Pada bagian atas unit terdapat port infrared kecil yang bisa menjadikan LG G2 ini perangkat pengganti remote untuk TV segala merk, set-top-box, perangkat audio, DVD, Projector bahkan sampai AC.

Disebelahnya ada lubang kecil berupa secondary mic, yang biasanya digunakan untuk mendengarkan dan mengeliminasi suara dari lingkungan sekitar, ketika kita sedang bertelepon.

 0033

Pada bagian bawah unit, tedapat sepasang lubang speaker mengapit lubang koneksi micro SD. Posisinya lubang speakernya seperti pada iPhone. Suara yang dikeluarkan cukup lantang, tetapi penempatan speaker seperti ini bukan tidak beresiko, apalagi untuk sebuah device yang cukup besar.

Ketika tangan kita menggenggam device yang cukup besar, biasanya kita menyelipkan sebuah jari sebagai penahan dari melorotnya device dari genggaman. Biasanya jari kelingking digunakan sebagai penahan, dan ini memungkinkan salah satu buah speaker tertutup jari.

0027 Disebelah speaker kiri, terdapat lubang jack 3.5” untuk audio.

Tergantung bagaimana cara kita memegang device, dengan tangan kiri atau tangan kanan, dan posisi ditengah atau agak kebawah, (dimana bantalan tangan kita membantu menahan unit untuk tidak jatuh), penempatan lubang dengan posisi ini, ketika dipasangkan jack earphone akan cukup mengganggu pegangan jika kita menggenggam menggunakan tangan kiri.

Dan berdasarkan posisi jari telunjuk yang akan menempel di tombol volume, posisi menggenggam unit ini dipastikan bukan ditengah tetapi agak kebawah.

Ditambah lagi kecenderungan orang yang kebanyakan right handed, memegang device selayaknya selalu tangan kiri, karena jari  telunjuk tangan kanan akan digunakan untuk digerakkan diatas layar.

Bahan yang digunakan LG G2 sebagai flagship papan atasnya adalah plastik. Walau sebenarnya terkesan bagi banyak orang kalau plastik adalah bahan yang murah, ini tergantung juga bagaimana manufaktur mengolah desain dan finishingnya. LG G2 dibuat cukup baik, tidak tampil plastiknya terlihat murah, unit body nya kokoh, solid,  tidak ada deformasi bentuk atau bunyi ketika device digenggam keras. Hanya saja plastik yang mengkilap bagaimanapun juga menjadi fingerprint magnet. Tidak berapa lama dipakai, maka body akan dipenuhi tapak tangan.

0034

Selain tempat SIM card berukuran micro sim pada sisi kiri atas yang harus dibuka dengan cara ditusuk pada bagian lubang sim, tidak ada bagian lain pada body LG G2 yang bisa dibuka. Tutup baterai, fix menutup baterai 3000 mAh yang tertanam di dalam, bersama memory internal 32giga tanpa ada tambahan slot memory external.

Performa.

Secara spesifikasi , LG G2 hadir dengan spesifikasi hi-end konfigurasi terbaru. Prosesor Qualcomm Snapdragon 800 berkecepatan 2.26 GHz Krait 400 quadcore menjadi otak utamanya. Qualcomm S800, sementara ini menjadi prosesor buatan Qualcomm yang paling tinggi dan cepat spesifikasinya.

Screenshot_2013-09-28-11-26-37Ke-empat inti prosesornya dengan pintar bisa bekerja sendiri-sendiri, tergantung load dari kebutuhan komputasi yang sedang dikerjakan. Hanya sekedar membaca email, atau mendengarkan lagu, dari 4 inti prosesornya, hanya 1 yang bekerja, sementara 3 lainnya “tidur”, untuk menghemat daya. Setiap ada beban komputasi tambahan, prosesor ke-2 baru jalan. Ketika dirasakan kurang prosesor ke-3 akan ikut jalan dan seterusnya sampai prosesor ke-4.

Qualcomm prosesor S800 ini sudah dilengkapi graphic processor yang sangat mumpuni, Adreno 330.

Selama dipakai LG G2 ini tidak pernah kekurangan tenaga atau lag untuk melakukan banyak multitasking, selain karena prosesornya yang kencang juga karena memory RAM yang disediakan sudah besar , 2 GB.

Walaupun benchmark sebenarnya bukan harga mutlak, dan sebenarnya tidak bisa menggantikan user experience, tapi setidaknya bisa menjadi acuan dasar bagi orang untuk melihat seberapa cepat unit tersebut sanggup bekerja.

Screenshot_2013-09-28-23-06-33IMAG0298 

Percobaan menggunakan benchmark Quadrant dan Antutu, hasil yang di dapat memang angkanya menunjukkan kinerja yang sangat baik. Bahkan beberapa review lain memperlihatkan hasil dengan score beberapa ribu lebih tinggi.

Kemungkinan karena unit yang dicoba ini memang dipakai sebagai unit yang dicoba keseluruhan user experience nya, dengan banyaknya aplikasi dan data yang terinstall, bisa saja mempengaruhi hasilnya. Tapi overall, angka yang diperoleh termasuk sangat tinggi.

Dalam uji coba selama kurang lebih 1 minggu dipakai betul-betul untuk bekerja, entertainment, memindahkan data, dll, LG G2 berjalan tanpa kendala berarti. Memang sempat mengalami 2 kali hang, tapi diperkirakan ini sebenarnya masalah OS atau bisa  juga dikarenakan aplikasi yang tidak cocok.

Layar.

Dengan resolusi 1080p, (1920×1080), pada ukuran 5.2 inci, menjadikan layar LG G2 memiliki kerapatan pixel 423ppi. Kerapatan ini sudah lebih tinggi daripada retina display yang dimiliki iPhone.

LCD yang digunakan di G2 ini sepertinya mirip dengan yang dipakai di HTC One, Super LCD3, atau setidaknya memiliki karakter yang mirip.

Pengecekan denga CPU-Z memperlihatkan display dengan kode JDQ39B, sementara di HTC One versi JDQ39. Kemungkinannya ini product LCD display yang lebih advance.

Hasil warnanya sangat akurat, nyaman di mata, crisp, dengan viewing angle yang sangat baik. Orang bisa betah berlama-lama browsing, membaca email, menonton film, dll, di unit ini. Bisa dikatakan layar yang dibenamkan dalam LG G2 ini adalah salah satu layar yang terbaik.

Screenshot_2013-09-28-20-21-21

Selain pengaturan koneksi layar dengan Dual Routing yang sudah kita bahas diatas, layar LG G2 ini dilengkapi teknologi G-RAM, atauh Graphic-RAM.

Seperti kita ketahui, display, apalagi dengan ukuran besar dan resolusi tinggi, menghabiskan banyak daya baterai. Dengan teknologi G-RAM ini, pemakaian daya akan irit sampai 26%. Dengan kebutuhan daya untuk layar yang lebih irit ini, berarti bisa menghemat daya device sampai 10% secara keseluruhan.

Kekurangannya display di LG G2 ini  hanya pada auto brightness saja. Entah mengapa auto brightness di LG tidak berjalan dengan baik. Harus benar-benar extreme ambience nya baru bisa bekerja, misal dibawah sinar matahari. Yap layarnya bisa dibaca dengan baik dibawah sinar matahari.

Atau, dalam kondisi gelap, baru autobrightness ini bekerja dengan cukup baik. Tetapi di ambience yang cukup cahaya, atau kurang cahaya sedikit, kita harus benar-benar mengandalkan penyetelan manual yang sesuai. Entahlah apakah hal ini memang disadari pabrikan atau hanya butuh adjustment di update software berikutnya. Lagipula mengatur secara manual kecerahan layar ini sangat mudah di menu dropdown, sepertinya memang sudah disediakan menunya secara khusus.

Pengaturan auto-brightness yang tepat memang sepertinya tidak mudah. Samsung mengalaminya juga dibeberapa produk terdahulu. Sony bahkan tidak punya menu ini sebelum produk 2013 nya. Semoga LG segera bisa mengatasinya pada update berikutnya.

Kamera

Bicara device android papan atas, sekarang ini tidak bisa lepas dari membicarakan kemampuan kameranya juga. Kamera menjadi salah satu pertimbangan penting untuk konsumen dalam membeli smartphone. Apalagi dengan tersedianya beragam aplikasi sosial media yang mendukung untuk berbagi hasil foto, plus aplikasi-aplikasi pengeditan foto yang semakin baik. Ini semua memicu penggunaan kamera pada smartphone dianggap menjadi cukup krusial.

Kalau mengacu kepada kamera di device LG sebelumnya, yaitu Google Nexus 4, teknologi kamera LG sepertinya tertinggal cukup jauh dengan brand lain. Tetapi di LG G2, sepertinya ingin diperlihatkan kalau LG juga sanggup membuat teknologi kamera yang bagus.

Kamera belakang LG berkekuatan 13 MP, dengan teknologi BSI (Back-illuminated Sensor) dan kamera depan 2.1 MP.

Teknologi penting kamera yang sekarang harusnya ada di device papan atas adalah OIS, Optical Image Stabilization, dimana teknologi ini memungkinkan lensa kamera bergerak sampai sudut tertentu untuk mengkompensasi gerakan tangan ketika sedang membidik. Pada G2, LG sudah membenamkan teknologi OIS ini. Sementara ini device smartphone lain yang sudah memiliki teknologi OIS ini adalah Nokia dan HTC.

Teknologi OIS ini terasa gunanya ketika pencahayaan kurang, sedikit saja tangan bergerak, maka foto akan blur. Dengan OIS kemungkinan ini diperkecil. Juga teknologi OIS ini sangat terasa pada perekaman video, apalagi ketika kita bergerak. Tapa OIS biasanya penonton akan pusing karena gambar bergerak naik turun atau mengoleng. Dengan OIS hal ini bisa diredam.

Format asli foto yang dibenamkan LG berukuran 4:3. Jika kita ingin membuatnya menjadi 16:9 sesuai ukuran layar, maka ukuran foto berkurang ke 10 MP, karena cropping. Untuk kebutuhan Video G2 sudah berkemampuan membuat full HD 1080p video.

0032 Keseriusan LG di G2 untuk kameranya terasa dipilihan bahan penutup lensanya, yaitu Shappire Crystal.

Ingat posisi power, dan tombel volume di body bagian belakang dan berada tepat dibawah kamera? Posisi ini akan membuat pemakai dipastikan sering salah sentuh dengan menyentuh lensa kamera.

Kamera yang sering tersentuh tangan meninggalkan noda, biasanya akan membuat gambar menjadi menjadi sedikit buram. Belum lagi posisi kamera di belakang akan memungkinkan lensa banyak bergesakan dengan benda lain, misal diletakkan di meja, ketika dikeluarkan dari kantung, tas dll,  yang memungkinkan lensa penutup menjadi tergores. Dengan sapphire crystal ini, lensa kamera menjadi tahan gores dan tidak membekas jika tersentuh tangan. Setiap kali dibutuhkan, kita tinggal mengambil gambar foto tanpa harus memusingkan membersihkan dulu lensa kamera.

Kali ini jauh dari perkiraan, kamera LG G2 boleh dibilang sangat bagus, berbeda dengan versi kamera di Nexus 4 nya yang hanya sekedar cukup. Akurasi warna foto yang dihasilkan sangat baik, termasuk suasana ambience bisa dirasakan mirip dengan kondisi asli.

Beberapa contoh foto seperti di bawah ini.

0023

0012

0015

0018

0004

0003

0002  0006

0008

0013

Dalam mode fotonya, LG G2 menyertakan 12 mode foto, seperti Normal, Burst shot, panorama, night mode dll. Bahkan termasuk mode dual camera seperti di Samsung, dimana kamera depan dan belakang jalan berbarengan. Sebagian orang menilai mode tersebut gimmick saja, tetapi banyak anak muda dan ibu2 menyukainya.

Jika kita melakukan pemotretan di objek wisata yang banyak orang, mode shot and clear, bisa menghapus orang di belakang yang lewat.

Ada beberapa mode yang menurut saya menarik yang bisa membuat hasil foto lebih maksimal.

Dynamic tone, misalnya. Ini sebenarnya istilah dari HDR, High Dynamic Range, dimana saat foto diambil, sebenarnya kamera menangkap 2 atau lebih foto dengan fokus yang berbeda ke bagian yang lebih terang dan lebih gelap kemudian di blend. Sangat berguna diantaranya semisal kita mengambil foto di dalam ruangan dengan latar belakang pemandangan yang terang, yang biasanya membuat object menjadi siluet. Dengan HDR, object dan latar belakang bisa sama-sama terlihat lebih jelas.

Ini contoh foto dari G2 dengan dan tanpa HDR.

0009 0010

Mode berikutnya yang menarik adalah Night Mode. Kamera smartphone terkini sekarang mencari prestisius dengan kemampuan foto saat suasana kekurangan cahaya, atau lowlight. Kebanyakan smarphone biasa fail di suasana ini. Padahal bisa jadi sebagian foto yang kita ambil, sebagian besar termasuk di dalam ruangan yang kekurangan cahaya. Berbeda saat foto diluar ruangan yang penuh cahaya matahari, dimana kebanyakan kamera bisa menghasilkan foto yang bagus, banyak kamera ponsel akan kedodoran di dalam ruangan yang kekurangan cahaya, bahkan temaram.

LG G2 memiliki kemampuan yang baik untuk menangkap ambience foto dalam kondisi malam hari atau lowlight. Memang terkadang dalam suasana yang terkadang cukup ekstrim kekurangan cahayanya, butuh waktu lebih lama untuk kamera bisa melock target. Terlihat di night mode ini sebenarnya LG G2 memberikan algoritma tambahan pos processing, dimana hasil foto yang disajikan sebenarnya sudah diproses lebih lanjut dibelakang layar untuk menghasilkan foto lowlight yang lebih terang dan bisa menangkap ambience, plus menghilangkan/ memperkecil noise.

Terkadang hasil pos processing ini sering berlebihan di area yang benar lowlight, dan menghasilkan foto seperti cat air. Tetapi sebagian besar foto lowlightnya menarik dan cukup low noise. Bisa dikatakan hasil foto lowlight LG boleh bersanding dengan jagoan lowlight seperti HTC One atau Nokia 920. Bahkan pada saturasi warnanya bisa dikatakan lebih seperti aslinya.

0019

0020

0021

0022

0005

Mode kamera yang dirasakan baik lagi adalah Intelegent Auto. Sebenarnya mode ini adalah mode otomatis yang bisa memperkirakan kita sedang mengambil gambar dalam suasana apa. Algoritma dan setelan kamera disesuaikan sesuai ambience suasana sekitar, jika sedang lowlight sebenarnya intelegent auto mengambil gambar dengan setelan night mode, jika objek bergerak akan menggunakan mode sport dll. Jika kita tidak yakin akan mode kamera apa yang harus dipilih, mode intelegent auto ini bisa membantu.

Kemungkinan juga para wanita akan suka dengan mode kamera Beauty Shot. Dengan mode ini, foto wajah akan diproses menjadi lebih halus, kulit lebih terang, jerawat dan noda di wajah hilang, plus mata lebih bersinar secara instan.

Untuk membantu settingan manual, seperti besaran ISO, white balance, dll semua bisa diatur dari bagian setting. Bahkan untuk mengambil foto dengan filter hitam putih, sepia, foto makro, semuanya terletak di setting.

0007

0014

0016

0024 

Ada tambahan setting yang menarik juga, dimana jika kita berkumpul bersama untuk mengambil foto, kamera bisa bereaksi bukan hanya dengan sentuhan shutter atau timer, tapi dengan mode suara ketika kita berkata cheese, atau kimchi.

Dan untuk mereka yang senang foto diri sendiri atau yang dikenal dengan   selfie, tombol volume di belakang bisa diaktifkan sebagai shutter untuk mengambil foto dari lensa depan 2,1 MP nya.

Hanya ada bagian kecil yang dirasakan kurang di kamera LG G2 ini, untuk object bergerak, terutama di ruangan indoor, sulit sekali untuk didapat fotonya tanpa blur, entah bergerak pelan, atau cepat, seperti bayi menoleh, anak kecil berlari dll. Walaupun sudah dicoba dengan mode kamera di set di sport, foto yang dihasilkan masih blur. Hanya dengan bantuan kedipan flash, objek baru bisa ditangkap “diam”.

Untuk penangkapan gambar Video, terasa sekali OIS sangat membantu. Satu menu yang menarik di video adalah Audio Zoom, yang bisa kita aktifkan di setting. Setelah diaktifkan, ketika mengambil video, dan kita memperbesar (men-zoom) gambar ke object yang berbunyi atau bersuara, maka audio yang dihasilkan pun lebih besar untuk suara tersebut, selayaknya kita mendekat kepada objek.

Sound

Ada hal menarik soal suara dan musik yang bisa kita bahas khusus untuk LG G2 ini.

Pertama saat di launch di New York, LG membawa nama Vienna Boys Choir (VBC), paduan suara anak2 yang sangat terkenal, dan menjadikan suara mereka sebagai ringtone di G2.

Sebenarnya ada maksud lebih dari LG selain memberikan ringtone dengan VBC. Pertama suara ringtone itu bisa menjadi pertanda pengenalan orang akan sebuah brand. Dari suara ringtone default, kita bisa mengenal suara ini keluar dari handphone brand apa, misal ringtone khas Nokia, HTC, Samsung dll.

LG berusaha memberi pendekatan lain, bukan poly ringtone, tetapi lagu Life is Good oleh VBC. Langkah yang bagus, seperti dulu berhasil dilakukan oleh Sony di handphonenya, yang kalau kita ingat ringtonenya suara wanita bernyanyi hanya dengan kata ring…ring..ring saja, memberikan pengenalan yang berbeda kepada sebuah brand. Beberapa suara VBC yang lain masih menghiasi untuk petanda notifikasi bahkan sampai alarm untuk bangun tidur.

Kedua sebenarnya LG memperkenalkan format music yang lebih advance di LG G2.

Kebanyakan orang mengenal format MP3, yang akhirnya membuat industri musik dengan format kepingan cd maupun pita kaset tumbang. Tetapi sebenarnya format MP3 ini adalah format musik dalam kondisi di kompres untuk menghasilkan besaran data file yang tidak terlalu besar. Akibatnya sebenarnya ada bagian-bagian detail musik yang hilang. Belum lagi jika kompres music mp3 nya dibuat semakin kecil kbps nya. Performa MP3 yang baik sebenarnya berada di kompresi 320kbps, ini mendekati kualitas rekaman CD, tetapi tentu saja filenya mejadi cukup besar, bisa mencapai 7-15 MB per lagu.

Sebenarnya kualitas kepingan CD audio itu ada di atas format MP3. Nah format ini jika ingin dicapai kesetaraanya dalam kompresi lagu, salah satunya yang dikenal umum adalah format FLAC ( Free Lossless Audio Codec) dan juga WAV. File lagu original, di kompres besarannya menjadi 50%  tanpa kehilangan informasi data nya.

FLAC ini terbagi dua kompresinya, 16 bit dan 24bit.

FLAC 16 bit setara dengan rekaman CD quality.

FLAC 24 bit setara dengan rekaman  Studio quality.

Nah LG G2 ini, dengan mengandalkan prosesor qualcomm s800 mampu meng-encoding format lagu FLAC 24bit 192KHz.

Semua handphone android kebanyakan bisa menghandle format lagu MP3, sebagian kecil bisa menghandle FLAC 16bit. Tapi sebagian besar tidak bisa menghandle FLAC 24bit.

Para penggemar music serius yang sering disebut audiophile, biasanya berusaha mendengar lagu serius dalam format ini. Keuntungannya, detail suara musiknya akan berbeda dengan MP3. Suara penyanyi bisa didengar sampai tarikan nafasnya, cymbals berdenting pelan di belakang sampai getaran sisanya bisa didengar, gesekan jari diatas senar gitar, posisi suara mana yang dibelakang, mana yang didepan, dll, memberikan efek seolah-olah kita mendengar pemain music ada di depan kita. Hal-hal “kecil” ini yang banyak hilang jika suara di kompres dalam format MP3.

Analogi mudahnya, bayangkan kita masuk kesebuah kamar temaram yang jendelanya masih tertutup gorden. Kita bisa melihat ada tempat tidur, ada meja tulis, buku , lemari dll. Itu kira-kira format MP3. Ketika gorden dibuka dan cahaya matahari masuk, kita bisa melihat judul buku yang ada di meja, poster didepan lemari, retakan di dinding, pola pada sarung bantal dll. Itu kira-kira gambaran kalau kita mendengarkan rekaman lagu dalam format FLAC 24bit, lebih kaya akan detail.

Screenshot_2013-10-03-15-57-50 Sayangnya format FLAC 24 bit atau WAV mau tidak mau akan memiliki besaran file yang jauh lebih besar dari MP3. Sebuah lagu Norah Jones yang kita pakai untuk testing, satu lagu nya berukuran 200 MB :-) , lebih besar daripada satu album MP3. Lagu-lagu lain format FLAC berkisaran 50MB ke atas, per lagu.

Tentu saja setelah pemutar musiknya sanggup mengolah data 24bit, yang harus kita punya adalah earphone atau headphone yang bagus. LG G2 untuk test ini, sayangnya datang hanya unit saja tanpa kelengkapan lain, jadi tidak bisa di test dengan earphone bawaannya. Terima kasih kepada Jaben Bandung yang meminjamkan earphone Shure 535 dengan 3 driver (berharga setara LG G2 nya sendiri), untuk mentest suara yang dihasilkan pemutar musik nya.

Hasilnya benar-benar berbeda. Berkali-kali sudah mendengarkan lagu-lagu dari album Come away with me – Norah Jones, ketika diputarkan versi 24 bitnya, banyak suara yang dulunya tidak pernah kita dengar di lagu MP3nya, sekarang keluar memperkaya lagunya. Detail dentingan cymbals, ketukan kalem bass nya, dentingan piano, terasa jauh lebih jernih dan memiliki jarak masing-masing, dengan pembagian suara yang jelas, mana insturmen dibagian kiri, mana yang dikanan,mana yang diposisi depan atau belakang.

0026

Begitupula ketika mencoba lagu Lana Del Rey, Summertime Sadness (Cedric Gervais Remix), yang lagu aslinya kalem, kemudian diubah menjadi lagu dengan banyak beats. Ketika disandingkan bersebelahan dengan format MP3, terasa format flac lebih bertenaga, suara Lana yang lebih dalam, dan ketukan beats yang lebih panjang.

Dan ternyata lagu ringtone bawaan LG G2 dari Vienna Boys Choir ini formatnya juga FLAC 24 bit. Ketika kita memutar lagu dengan format FLAC 24bit, otomatis semua setiingan audio tambahan seperti bass booster, treble booster, vocal booster, dll tidak bisa di set lagi seperti pada format MP3 atau FLAC 16 bit. Untuk FLAC 24bit, suara dikeluarkan apa adanya seperti rekaman saat di studio. Sangat menarik.

User Interface

Sebenarnya dengan desain hardware yang baru, tanpa ada lagi tombol hardware home di depan, LG sudah mencoba lepas dari gambaran desain smartphone kompetitor senegaranya, Samsung.

Tetapi ketika kita melihat UI atau user interfacenya, LG G2 ini sekali lagi seperti cermin UI touchwiz nya Samsung. Posisi widget dan icon di homescreen, bar menu, sampai kepada fitur seperti smartstay, memperlihatkan LG masih belum bisa lepas dari bayang-bayang Samsung.

Sejatinya, salah satu pembeda dari smartphone android  brand-brand papan atas adalah User Interface masing-masing, yang dikembangkan untuk memperkaya operating system android. Sepertinya kalau dilihat dari bermacam-macam fitur, sebagian terlihat bagus, tapi sebagian juga terlihat hanya gimmick, UI LG ini sangat berat. Tetapi sukur, karena diimbangi oleh prosesor S800 yang kuat dan RAM 2GB yang mencukupi, tidak sampai membuat unit tersendat.

Fitur-fitur dan settingnya terlalu banyak pilihan, sepertinya ingin semuanya ada. Bahkan ketika kita dropdown notifikasi, setengah halaman layar habis untuk notifikasi asli bawaan LG, dan notifikasi lain seperti email, sms, chatting, dll akan ada dibawahnya dan terpaksa di scroll up. Ada baiknya jika LG mempertahankan sistem notifikasi di Jelly Bean 4.2.2 bawaan google, swipe down 2 jari memberikan kemudahan setting untuk bluetooth, backlight, wifi, dll, sedangkan swipe down dengan 1 jari membuka notifikasi.

Screenshot_2013-09-29-12-55-41 Screenshot_2013-09-30-11-00-53

Keyboard bawaan LG juga dirasakan sangat ingin semua ada disana, sehingga ukurannya memakan setengah halaman. Bagusnya OS android memiliki banyak type keyboard dari pihak ke-3 yang bisa menggantikan keyboard asli bawaan unit. Sepertinya UI LG ini ingin menyenangkan banyak pihak supaya semua orang bisa memakai LG G2 ini, baik kaum profesional juga termasuk anak remaja, bahkan kemungkinan para wanita remaja yang menyenangi colorful setting dan animasi bermacam-macam. Bahkan setting default awal saja, pergeseran antar halaman, sudah menggunakan gerakan animasi yang cukup menyita perhatian dan waktu perpindahan. Sementara device-device papan atas dari brand lain sudah mencoba semakin se-simple mungkin.

Saya beraharap LG juga lebih memusatkan kepada hal yang lebih simple dan penting di UI nya, dan membiarkan mereka yang ingin lebih macam-macam menggunakan launcher 3rd party saja. Apalagi  LG G2 ini diunggulkan sebagai flagship device, untuk bertarung dengan device terbaik dari brand-brand lain.

Tetapi ini semua tidak berarti semua fitur bawaan LG tidak menarik. Banyak fitur-fitur bawaan LG yang menarik. Misal ketika kita sedang melakukan pekerjaan di unit tersebut, ada telepon masuk, biasanya pada device lain kita harus memilih, mengangkat atau mematikan telepon dan baru bisa melanjutkan pekerjaan. Pada LG G2, jika kita sedang mengerjakan hal penting, dan ada telepon masuk yang kita anggap tidak terlalu penting dan bisa kita callback, kita bisa meng-ignore telepon tersebut, tetap jalan di background tanpa diangkat (penelopon tidak di reject) dan pekerjaan tetap bisa dilanjutkan.

Aplikasi Qslide memungkinkan ketika kita sedang menjalankan sebuah aplikasi, misal office, dan kita membutuhkan kalkulator, kita bisa membawa aplikasi kalkulator jalan diatas aplikasi office dengan ukuran yang bisa kita atur bahkan transparansinya. Selain aplikasi kalkulator kita bisa membawa aplikasi lain running diatas aplikasi lain, seperti browser, youtube, kalender dll.

Quick Translator dan dictionary yang sudah bawaan juga menarik ada di LG G2. Dengan Quick translator, kita bisa memanfaatkan kamera untuk menterjemahkan kata bahkan kalimat yang kita lihat melalui kamera. Fungsi ini bekerja cepat dan bagus seperti google translate. Dictionary bawaannya sudah membawa kamus Inggris-Indonesia. Sementara fungsi voice command nya yang dibuat seperti SIRI, boleh dikatakan harus banyak perbaikan.

Beberapa fitur menyangkut wireless juga membuat nilai tambah di flagship LG ini, seperti NFC, Wifi Direct untuk berbagi file melalui wifi, Smartshare beam untuk berbagi konten sesama device LG, misal dari smartphone ke tablet. Miracast untuk menampilkan video dan music di TV, dan terakhir wireless storage, yang bisa memindahkan data dari smartphone ke PC/Notebook dan sebaliknya, tanpa memerlukan kabel, hanya melalui jaringan wifi dalam network yang sama.

Screenshot_2013-10-08-10-32-51 Screenshot_2013-10-08-10-33-06

Daya Tahan.

Screenshot_2013-09-30-21-45-13 Screenshot_2013-10-02-23-33-42

Semakin bagus sebuah smartphone, sebenarnya akan semakin banyak digunakan pemakainya. Semua aplikasi, social media, entertainment akan dibenamkan disana, yang akhirnya membuat smartphone semakin banyak digunakan dan menyala lebih lama. Untuk semua kebutuhan tersebut, akhirnya kemampuan baterai menjadi sangat krusial.

Untuk LG G2 ini , LG berhasil memaksimalkan kapasitas baterai pada ukuran tempat yang lebih terbatas, sehingga baterai Lithium Polymer 3000 mAh berhasil dibenamkan disana, dan tetap berbobot ringan.

Keberhasilannya dengan teknologi G-RAM yang sudah kita ceritakan diatas, dan kombinasi daya yang hemat dari prosesor snapdragon 800, berhasil membuat,  bahkan dalam pemakaian berat sekalipun, smartphone ini setidaknya bisa dipakai diatas 13 jam. Rata-rata dari hasil test selama kurang lebih 1 minggu dengan pemakaian yang bisa dibilang berat 13-18 jam bisa dicapai dengan mudah oleh LG G2 tanpa harus menjalankan power saver mode. Disamping itu LG juga sanggup memberikan automatic standby mode yang bagus, dalam artian, ketika jam 1 pagi charger dicabut dengan kondisi baterai penuh, dibiarkan standby menyala (kondisi layar padam), pada pagi hari dibuka, baterai masih tetap 100%.

Penutup.

Sebagai sebuah device flagship, dengan spesifikasi yang bisa dikatakan terbaru dan buas, LG G2 ini bisa dikatakan sangat cocok untuk konsumen yang masuk dalam kategori power user, yang biasanya aware dengan kemajuan teknologi dan mengharapkan device yang bisa berjalan cepat. Apalagi harga jualnya termasuk kompetitif jika dibandingkan device brand lain yang sekelas. Dibanderol dengan harga Rp.6.799.000,- di Indonesia, bahkan dengan banyak program diskon dan bonus, seringkali LG G2 ini bisa dibeli dengan harga 5 koma, yang benar-benar menjadi harga best value untuk sebuah device dengan spesifikasi kelas atas.

Jika LG lebih serius menata kembali jajaran smartphone kelas atasnya dan terus berinovasi, bisa diharapkan LG bisa menjadi pemain papan atas yang akan mencuat. Apalagi device pabrikannya sudah di endorse google menjadi bagian dari smartphone google nexusnya, termasuk Nexus 5 yang akan segera muncul.

Ada sedikit catatan yang harus ditempuh LG untuk mencapai arah kesana, diantaranya memperbaiki update OS nya yang selama ini dikenal banyak konsumen terbengkalai. Beberapa tahun LG membuat smartphone bahkan tablet android, banyak konsumennya kecewa karena tidak pernah ada update, atau dikeluarkan sangat terlambat sekali. Sedangkan google terus menerus mengeluarkan update OS android dengan cukup cepat.

Jika pola tidak peduli akan update OS ini terus dipertahankan LG, untuk maju ke papan paling atas akan menjadi sulit. Dalam waktu dekat hitungan 1-2 bulan akan terlihat apakah LG berkomitmen akan update ini, karena beberapa brand papan atas lainnya sudah maju ke update 4.3. Dan sebentar lagi OS android 4.4 KitKat akan segera release.

Kiranya LG G2 ini bisa menjadi titik balik dimana LG mau berkomitmen dan bergerak lebih cepat untuk maju sebagai smartphone android papan atas, termasuk melepaskan diri dari bayang-bayang Samsung, dengan berinovasi sendiri, sekaligus termasuk didalamnya, membuat UI yang lebih simple dan lebih cantik tanpa harus mengekor.

, , , , ,

1 Comment

V-MODA Crossfade M-100

 

 

0001Pertama mendengar istilah Fashion Headphone, saya sedikit mengerenyit. Apa maksudnya?

Teringat anak-anak muda sekarang menggantungkan headphone di leher kemanapun pergi, saya mengiyakan bahwa sebuah headphone bisa menjadi asesoris gaya juga, selain tujuan utamanya bisa menjadi penghasil suara untuk musik.

Tetapi ternyata, fashion headphone  bukan sekedar menjadi asesori gaya ketika saya mengenal brand V-MODA, artinya lebih jauh dari itu.

V-MODA M-100 ternyata sudah menjadi headphone yang banyak diperbincangkan para penyuka musik. Beberapa DJ terkenal seperti Avicii, Hardwell, Morgan Page, Kaskade, Cosmic Gate, W&W, dll, kabarnya sangat menggemari headphone ini. Beberapa DJ Indonesia seperti DJ Anzamarch, DJ Apsara dan Winky Wiryawan pun menyukainya.

Sedikit review di bawah ini, semoga bisa membuat kita mengerti mengapa V-MODA bisa menjadi headphone yang bisa membawa hype baru.

Desain dan Ketahanan

Berkaca dari tag fashion headphone, tentu saja headphone ini harus punya desain yang menarik.  Banyak anak muda merasa tampil lebih pede ketika mengalungkan headphone beats dari Dr. Dre. Apalagi pengaruh para artisnya seperti Justin Bieber, Will I am yang berpose dengan gaya sama, menggantungkan headphone beats di leher, telah melahirkan trend baru, bahwa  headphone selain harus enak didengar, juga harus gaya jika di pakai. Setidaknya ini memberikan status brand image :-)

Yang membuat saya kagum untuk fashion nya V-MODA, kekuatannya bukan hanya diletakkan dari segi brand, atau gaya, tetapi lebih banyak dari itu, misalkan dari pemilihan bahan dan bentuknya.

Background saya di arsitek dulu, kita belajar teori form follow function, bagaimana bentuk itu nantinya mengalir sesuai fungsinya. Sebuah desain yang baik, selain bisa menjadi wadah fungsi untuk dilaksanakan, tetapi juga diharapkan harus bagus dilihat dan menarik bentuknya.

V-MODA M-100 ini bisa dikatakan telah mencapai karakter ini.

Kedua belah pair earcup headphonenya tidak hanya berbentuk bundar biasa, seperti kebanyakan headphone, tetapi berbentuk hexagon.  Ada dua kemungkinan mencoba bentuk yang berbeda dari arus, menjadi keren dan berbeda, atau menjadi aneh.

Bagusnya V-MODA ini ikut kemungkinan pertama, menjadi keren dan berbeda, bahkan bisa dikatakan futuristik. Bentuk hexagonalnya semakin diperkuat dengan plat metal yang tampil mencolok, disebut metal shield, yang standard nya bukan main-main, tapi aircraft grade.

Metal Shield ini interchangeable, bisa diganti-ganti. Tidak hanya bisa diganti warna, tapi kita bisa memesan metal shield ini secara custom, dilengkapi dengan 3D laser engraving pada plat metal shield tersebut sesuai logo/ gambar/ tulisan yang kita inginkan. Para DJ menyenangi custom metal shield ini, karena ketika mereka beraksi, nama atau julukan sang DJ bisa terlihat dari headphone nya.

VModa_M80V80_photo_shields

Dibelakang metal shield ini, menempel bliss memory foam cushion yang nyaman menempel di telinga dan memberikan isolasi yang baik dari suara luar. Teknologi analog noise isolation ini cukup sanggup menghilangkan suara seperti keributan di luar, bising kendaraan, suara orang bercakap-cakap dll, tanpa memerlukan batere seperti yang diharuskan digital noise isolation.

Pada bagian headband kita masih dikejutkan dengan bahan yang berbeda dengan headphone kebanyakan. Di dalam bungkusan kulit dan busa headbandnya, terdapat konstruksi yang dinamai SteelFlex. SteelFlex ini sangat lentur dan kuat, sehingga headband ini bisa di plintir, dibengkokkan tanpa rusak dan tetap kembali ke bentuk asli.

0002Konstruksi sambungan headphone V-MODA ini juga berbeda, dimana biasanya sebuah headband langsung menyambung dengan earcup headphone, tapi di headphone ini pertemuan antara headband dan earcup disambung oleh sebuah engsel cliqfold , yang terbuat dari bahan stainless steel dan nantinya berperan dalam cara melipat headphone ini dengan cara yang cepat dan unik.

Headphone yang biasanya besar dan sulit disimpan, dengan konstruksi yang cermat di V-MODA menjadi sangat mudah dibuka dan dilipat dengan cepat. Bahan-bahan premium di unitnya sendiri membuatnya selain enak dilihat, futuristik dan gaya, pun sangat durable dan tahan banting.

Bayangkan anak-anak muda yang memakainya kemana-mana. Kemungkinan dipakai menemani saat main skateboard, outdoor activity, bersepeda, dll. Dimungkinkan dengan aktivitas yang demikian, headphone akan terjatuh, terbentur, ataupun tergesek. Grade V-MODA yang lulus pengujian 70 + 6’ , memungkinkan headphone ini tetap bertahan walaupun terjatuh dari ketinggian kurang lebih 180cm (tinggi rata-rata kepala).

Serasa masih belum cukup, headphone cable yang dibawanya tidak tampil biasa-biasa saja, tapi dilengkapi dengan kabel reinforced yang dibungkus bahan kevlar yang dikenal sangat kuat, seperti yang dipakai baju anti peluru. Dengan bahan seperti ini, kabel yang bisa dilepas pasang dengan mudah ini akan tahan dilipat bahkan sampai jutaan kali.

Video di bawah ini memperlihatkan seberapa baik desain V-MODA M-100 dan durabilitasnya.

 

 

0015

Untuk mendukung pengantar sinyal musik yang baik, pin jack 3.5 pada kedua ujungnya dilapisi emas 24k.

Kita akan mendapati dalam paketnya dua buah headphone cable, yang pertama Speak Easy mic cable, yang menjadikan headphone ini selain untuk mendengar lagu, juga menerima telepon ketika dipasangkan pada handphone/smartphone karena kabelnya dilengkapi mic dan tombol penerima.

Tombol dan mic ini berfungsi untuk smartphone baik dengan operating system iOS , android OS, Blackberry , Windows Phone, bahkan Amazon Kindle.

Kabel kedua yang disertakan adalah SharePlay audio cable, dimana salah satu ujungnya bercabang, untuk digunakan oleh headphone lain berbagi musik dari sumber yang sama. Selain untuk berbagi music, shareplay audio cable juga bisa ditambahkan mic khusus boom pro, untuk menjadi mic bagi para musisi atau penyanyi, yang dijual terpisah.

dMQevAHUntuk perjalanan jauh dan menjadi pelindung unit headphone, pada paketnya disertakan wadah yang dinamai exoskeleton case yg kokoh dilengkapi zipper dan pengait carabiner. Ini memudahkan kita mencantelnya pada koper bila bepergian, dan dengan mudah mengakses headphone tanpa harus membuka koper/tas saat dibutuhkan. Di dalam exoskeleton ini juga sudah disediaan colokan jack ¼” adapter untuk mereka yang akan menyambung headphone ini ke perangkat audio dengan ukuran lubang jack ¼”.  Jack adapter ini juga tetap dilapisi lapisan emas 24k.

Bicara desain, V-MODA ini masih terus mengejutkan sampai bagaimana dusnya di desain. Tidak hanya simple seperti dus biasa kebanyakan yang berbentuk kotak, tetapi dibentuk hexagonal juga dengan penampang penutup yang menurun, yang kira-kira kalau dipajang di etalase akan menjadi sangat catchy.

Pegangan di atas dus ini memakai kulit yang sama seperti yang digunakan headband. Jadi dari pegangan kulit ini kita bisa mengetahui di dalamnya headphone berwarna apa. Ada 2 pilihan warna, hitam (mat black) dan putih (silver white), dengan tambahan 1 model gabungan hitam dengan strip merah.

Selain tulisan garansi 2 tahun di kotaknya, beberapa bagian berisi QR code yang bila di scan dengan barcode scanner smartphone akan membawa kita ke web V-MODA terkait.

2013-March-3-5-V-MODA_M-100 (1)

tom_vmoda

Karena bentuk headphone yang futuristis ini, Tom Cruise kabarnya membawa dan mengenakannya sendiri untuk dipakai sebagai properti film di Mission Impossible – Ghost Protocol.

vmodam100

Performa

Setelah cukup panjang lebar bicara tentang desain nya yang bagus, kita juga berharap sekarang audio yang dihasilkannya juga baik.

Ketika dikenakan, headphone V-MODA M-100 dengan berat 280 gr  ini nyaman dikenakan.

Lapisan ergosoft memory foam nya menutup daun telinga dengan baik, suara eksternal sebagian besar langsung terisolasi. Untuk pemakaian yang lama tidak menimbulkan rasa panas yang berlebihan sehingga tetap nyaman dipakai mendengarkan musik berlama-lama.

Didalam tiap sisi earcup nya, dilengkapi 50mm dual-diafragma dengan respon frekwensi 5-30 Hz, diikuti sensitifitas di 103dB dan impedansi di 32Ohms.

Suara yang dihasilkan kira-kira allround, cocok digunakan dalam bermacam-macam genre musik. Bass yang dihasilkan cukup terasa pukulannya, tapi dengan tetap menjaga bagian vokal tetap bisa didengar dengan jernih.

Bassnya tidak seberat pukulan bass dari headphone beats audio, tapi dirasa sangat cukup. Terkadang banyak orang menganggap bass di beats terlalu heavy. Kita bisa bilang di V-MODA M-100 ini punya takaran bass yang cukup.

Cukup memuaskan pukulannya bagi anak-anak muda yang menggemari lagu pop atau hip-hop yang penuh gebukan drum. Bahkan ketika dicoba dengan smartphone HTC yang sudah memiliki amplifier dan beats audio tuning di dalamnya, bass yang dihasilkan bahkan sanggup membuat daun telinga bergetar.

Biasanya heaphone ber bass punchy, akan keteteran di genre lagu lain seperti audiophile atau lagu-lagu instrumental. Tapi ternyata V-Moda M-100 ini bisa diacungi jempol, karena semua vokal , suara musik instrumen bisa didengar clarity nya dengan baik.

Beberapa device pemutar musik dicoba dengan V-MODA ini, HTC One dan Butterfly S, menghasilkan bass yang lebih punchy karena dukungan beats tuning dan amplifier. iPad mini menghasilkan suara music yang lebih natural, cocok pada musik-musik instrumental.. Pada Lenovo K900 didapat keseimbangan dengan bass yg cukup memukul dengan vokal yang jelas.

0003Pada masing-masing earcup, baik kiri maupun kanan tersedia colokan jack yang bisa membebaskan kita memilih,  mau menyambung kabel audio ke sisi earcup yang mana, kiri atau kanan.

Ini sangat berguna bagi para DJ yang biasanya memainkan 2 piringan lagu yang berbeda untuk mixing, jadi dengan mudah bisa memindah input dari kiri atau kanan. Tetapi fungsi ini selain memberi kemudahan memilih, juga kalau kita iseng bisa untuk menshare lagu ke teman yang lain. Sisi satu dijadikan input dari sumber audio, lubang ke 2 bisa dicolokkan jack dari earphone teman, maka lagu yang sama akan didengarkan juga di earphone ke-2.

ironman3

Satu lagi yang mengasikkan dengan headphone adalah untuk menonton film-film HD yang sekarang sudah sanggup diputar di smartphone dengan resolusi gambar yang bagus dan tata suara yang keren seperti dolby stereo digital. Dan V-MODA M-100 ini bisa dikatakan sangat cocok, selain untuk mendengarkan musik, juga menonton video-video semacam ini yang bisa menemani kita selama perjalanan untuk membuang bosan. Suara yang dihasilkan, seperti percakapan di film terdengar jelas, bahkan efek suara pada film-film action, terdengar sangat memukau.

vmoda-m100

Penutup

Headphone V-MODA M-100 ini sekarang di Indonesia sudah memiliki dealer dan garansi resmi. Kira-kira dibanderol seharga 3.8 juta. Dari sisi harga kemungkinan bagi sebagian orang akan terasa cukup tinggi, kecuali untuk mereka yang sudah terbiasa bermain dengan peralatan audio.

Tetapi, mengingat desainnya yang bagus, durabilitasnya yang luar biasa dan suaranya yang dihasilkan sangat baik, saya rasa harga sedemikian worth of money. Apalagi headphone ini sudah berkali-kali menerima penghargaan seperti DJ tech award, C-net editor choice, laptop editor choice, 2012 soundvision award, dll, semakin membuktikan keunggulannya.

Karena terkesan dengan headphone ini, saya juga sekarang sedang mencoba memesan 3D laser engraving metal shield nya, supaya nanti terlihat lebih custom :-). Kalau custom metal shield ini nanti sudah datang, saya akan update fotonya.

Dibawah ini sebagai penutup, saya menemukan video V-MODA M-100 ketika di anugerahi DJ Mag Tech Award

https://www.youtube.com/watch?v=m0C6s1hQD58&feature=youtube_gdata_pl

Have fun and try V-Moda M-100.

Untuk pandangan review lain dari anak muda yang sehari-harinya selalu membawa headphone untuk mendengarkan musik, silahkan disimak review V-MODA Crossfade M-100 di link ini https://plus.google.com/102808733737108537821/posts/VjwTfPcP7bW

No Comments

UltraPixel Camera HTC One

130221-htc-one-camera

Prolog
Tanggal 19 Pebruari 2013 kemarin, akhirnya hTC memperlihatkan flagship smartphone barunya, HTC One. Ada beberapa fitur baru yang diusung, dan yang paling membuat banyak orang bertanya-tanya adalah kameranya, karena mengusung istilah baru, UltraPixel.
Apa itu UltraPixel? Berapa megapixel itu? Kenapa tidak pakai standard megapixel seperti kebanyakakan smartphone atau kamera lain menyebutnya?

Latar Belakang.
Kita coba tarik sedikit ke belakang, kenapa semenjak HTC memperkenalkan seri one tahun lalu (HTC one x, one s dan one v) , tag nya selalu amazing camera dan berusaha menonjolkan kemampuan kamera pada smartphone.
Sepertinya kalau kita melihat kondisi sekarang, smartphone sudah menjadi “pusat” hidup kita, yang dulunya hanya sebagai pelengkap, sudah bergeser menjadi kebutuhan primer, menjadikannya device yang selalu dibawa, dan didalamnya disesaki berbagai informasi data milik kita.

Katanya, sekarang orang mengakses informasi di Internet, 5 kali lebih banyak dilakukan di smartphone dibanding dari komputer pc atau notebook. Bisa dimengerti pertama-tama karena kemudahannya untuk senantiasa mobile dan dipakai dimana saja.
Belum lagi aplikasi-aplikasi menarik yang bisa dibenamkan di smartphone, termasuk social medianya, membuat semakin banyak orang betah berlama-lama bermain dengan smartphone.
Semua sekarang mudah dibagi atau di share di internet, bahkan sampai hal-hal yang dulu rasanya tidak dipikirkan untuk dibagi ke banyak orang, semisal hal pribadi atau remeh temeh sepertil kita sedang memikirkan apa, sedang dimana, sedang makan apa, sedang kesal dengan siapa, yang segera mendapat tempat di update status, bahkan lengkap dengan fotonya:-p

Nah bicara foto, semenjak kamera sudah format digital dan tidak lagi memakai cuci mencuci film, orang-orang  ramai berkreasi dengan kamera. Semua hal mulai difoto, tidak hanya momen khusus ata liburan, tapi sudah peristiwa kehidupan sehari-hari, mulai urusan pekerjaan, belanja, aktivitas anak-anak, dll,  bahkan sampai melahirkan kebiasaan “foto dulu sebelum makan”, menggantikan berdoa dulu sebelum makan.
Aplikasi-aplikasi sharing foto pun bermunculan menjadi social media tersendiri, yang akhirnya bukan lagi hanya sekedar sharing  foto, tetapi sharing foto yang bagus, yang lebih artistik. Tak bisa dipungkiri , aplikasi2 tersebut datang dengan kemudahan retouch foto instant, dimana dulu hanya jago2 photoshop yang bisa mengedit foto menjadi indah. Sekarang semua orang bisa dikatakan menjadi “fotografer”, yang bisa mengubah foto biasa menjadi lebih luar biasa.
Siapa yang menjadi pemain utamanya? Tentu saja Smartphone. Smartphone sudah menjadi kamera utama yang dipakai setiap orang.

Jutaan foto dan video yang setiap hari diupload dan di dowload, dan kamera menjadi fitur yang penting bagi bagi para pemilik smartphone. Berangkat dari sini, sekarang banyak vendor smartphone membuat teknologi kamera semakin serius, bahkan bisa dikatakan, compact camera sekarang fungsinya sudah mulai tergantikan oleh smartphone.
HTC adalah salah satu vendor yang berusaha menjadikan kamera pada smartphone, bukan lagi fitur pelengkap saja, tetapi berusaha menjadikan teknologi kamera pada smartphone menjadi unggulan. Ketika mengangkat tema ini dalam amazing camera di seri HTC One (X, S, V) terdahulu, HTC bahkan sudah yakin kalau kamera pada smartphonenya sudah bisa diandalkan dengan membuat test ini

http://blog.htc.com/best-camera-phone/ . Test tersebut meminta orang membedakan, mana foto yang diambil dari HTC one X , dan mana yang dari kamera

profesional. You can try it.

Boldly Go..
Tahun lalu kita menganggap tahun kamera 8 MP, MegaPixel, karena kebanyakan semua kamera di smartphone hi-end berkekuatan 8MP. Tahun 2013 kita berharap teknologi kamera smartphone yang baru adalah 13MP.
Mencengangkan dan langkah berani, kata banyak kritikus IT, ketika HTC meperkenalkan teknologi kamera yang berbeda dengan arus kamera smartphone kebanyakan, bukan 13MP seperti diperkirakan orang, tapi hanya 4 MP.
(What? bahkan kamera smartphone paling low end HTC yg beredar sekarang sudah 5MP).

Pada saat launching HTC One, terpampang quote besar di layar:
“The more megapixels a camera has, the better the pictures.” It’s a big fat lie.
-David Pogue- New York Times.
Semakin besar megapixel kamera, semakin bagus fotonya, adalah bohong besar.. . sepertinya bukan pernyataan sembarangan. Bukankah pengertian itu yang kita yakini sampai sekarang, bahwa kamera dengan megapixel lebih besar tentu lebih baik?.
Jarang sekali pemilik smartphone 8MP, akan menset kameranya cukup di 3MP, tapi pasti di 8MP dengan maksud menangkap momen terbaik.

Saya bertemu banyak orang yang ketika memilih membeli smartphone kebanyakan menanyakan besaran megapixel kameranya. Dan hampir semua  menganggap kamera smartphone 8MP akan lebih bagus dari 5MP, walaupun terpaut 1 tahun releasenya.

21poguespanDavid Pogue yang diceritakan di atas, termasuk salah satu orang dan banyak fotografer lain yang tidak percaya akan mitos, semakin besar megapixel kamera, maka akan semakin bagus hasil fotonya.
Selain seorang fotografer, kolumnis di NY Times, David juga dipercaya membuat film untuk Discovery network. Saat proyek film untuk Discovery ini David membuat percobaan tentang mitos megapixel.
David memfoto seorang bayi dengan resolusi 13MP, 8MP dan 5MP, kemudian mencetaknya masing-masing menjadi foto dengan ukuran kurang lebih 40×60 cm.
Foto tersebut dipasang berjejer di Union Square, Manhattan.
Kepada orang yang lewat , David meminta mereka untuk menunjukkan mana foto yang 13MP, 8MP dan 5MP.
Hasilnya hampir semua voluntir salah menentukan mana foto yg 13MP, 8MP dan 5MP. Hanya 1 orang yang berhasil menebak dengan benar, dan orang  yang berhasil ternyata seorang profesor fotografi dan itupun karena beruntung menebak. Jadi tidak ada perbedaan di cetakan foto tersebut walau ukuran megapixelnya berbeda.

Jadi sebenarnya apa yang penting untuk menghasilkan foto yang bagus? Besarnya mega pixel ternyata sedikit sekali pengaruhnya terhadap ketajaman gambar. Faktor terpenting selain “man behind the gun” adalah lensa kamera , image sensor, dan algoritma di belakangnya.
Jadi apakah pixel besar sama sekali tidak berguna? Tentu saja ada keuntungan di pixel yg besar, yaitu jika kita butuh foto yang akan kita cetak dengan ukuran super besar, seperti foto keluarga diatas 1 meter yg digantung dengan bingkai emas di ruang keluarga.
Atau ketika kita foto bersama puluhan teman, kemudian anda merasa wah saya tampil cantik disana dan ingin meng-crop wajah anda sendiri.. pixel yang besar memungkinkan foto muka anda masih dikenali.
Tapi untuk kasus pertama, biasanya kita tidak akan menggunakan smartphone, tapi foto di studio, untuk mendapatkan foto keluarga dengan background dan muka2 yang tampil bagus:-)
Untuk kasus ke-2, rasanya 13MP kamera-pun untuk meng-crop wajah dari sekian puluh orang, tentu saja tidak bisa benar2 halus, tapi sekedar untuk menjadi profil picture..mungkin boleh lah:-)

HTC merasa perlombaan megapixel pada smartphone akhirnya hanya melahirkan angka2 yang semakin besar tapi hanya sedikit membawa perubahan pada kualitas foto. Untuk itu HTC mencoba menggali kembali  teknologi fotografi secara dasar, dan memutuskan untuk berbeda arah dengan vendor lain, berani mengabaikan urusan megapixel, dan memilih untuk menghasilkan kualitas foto yang lebih baik.
Bisa dibilang ini menjadi langkah berani, karena menentang arus dimana asumsi kebanyakan orang sudah terpatri pedoman seperti mitos diatas, semakin besar megapixel, semakin bagus foto yang dihasilkan. Mengeluarkan teknologi yang berbeda dan melawan arus, berarti butuh usaha extra untuk mengedukasi lagi masyarakat tentang “kebenaran” fotografi di smartphone.

UltraPixel
Foto-foto yang sekarang ada di layar smartphone kita, yg tampil di layar entah 4 inci , 5inci atau 6 inci, sebenarnya adalah hasil penangkapan cahaya di sebuah image sensor.
Pada saat kita menekan tombol shutter kamera, cahaya masuk melalui lensa kamera dan diterima oleh image sensor, direkam sebagai hasil foto. Begitu kira-kira gambaran simplenya bagaimana sebuah proses foto terjadi.

more-light

Image sensor ini sebenarnya untuk smartphone ukurannya sangat kecil. Smartphone sekelas hTC One X, Samsung S3 atau iPhone 4s, kira-kira ukuran image sensornya hanya 4.54mm x 3.42mm, ukuran ini kira2 hanya sebesar ¼ kuku jari jempol tangan kita.
Bandingkan ukurannya dengan kamera profesional DSLR, misal Canon EOS 5D MarkII. Ukuran image sensornya 36mm x 24mm, yang berarti luasnya lebih dari 20x image sensor smartphone.
Membesarkan ukuran image sensor pada smartphone bukan perkara mudah, karena ini beruntun nanti hubungannya dengan ukuran lensa, bukaan, filter dll, sehingga akan mengorbankan ukuran smartphone yang kompak, dan bahkan sulit menjadi tipis, dimana trend smartphone hi-end sekarang adalah tipis.

sensor3

Karena ukuran image sensor terbatas, maka yang bisa dibuat lebih baik adalah ukuran pixelnya.
Kita andaikan image sensor itu adalah sebuah kotak dus. Didalam kotak dus yang ukurannya sudah tetap itu misalkan saya bisa menempatkan 13 botol aqua kecil, atau 8 cangkir kopi, atau hanya 4 buah baskom.
Andaikan cahaya pada proses perekaman foto adalah air hujan yang menetes dari atas beberapa saat, diantara 3 macam penampung air tersebut, mana yang akan terisi lebih banyak air di setiap unitnya?
Karena luas penampangnya yang lebih besar, maka di setiap baskom akan ada lebih banyak berisi air dibanding disetiap cangkir atau disetiap botol aqua.
Baskom, cangkir dan botol aqua kecil itu adalah pixel pada image sensor.
Prinsip ultrapixel pada HTC One adalah, setiap pixel pada image sensornya luasannya lebih besar.
Kamera dengan ukuran 13 MegaPixel, memiliki ukuran setiap pixelnya hanya 1,1 micrometer x 1,1 micrometer atau luas penampangnya 1,21 micrometer persegi.
Kamera dengan ukuran 8 MegaPixel, memiliki ukuran setiap pixelnya  1,4 micrometer x 1,4 micrometer , menghasilkan luas penampang setiap pixelnya 1,96 micrometer persegi.
Kamera UltraPixel di HTC One, memiliki ukuran penampang 2 micrometer x 2 micrometer, dengan total luas penampang setiap pixelnya 4 micrometer persegi.
Jadi setiap pixel pada kamera HTC One akan menerima 300% cahaya lebih banyak dibanding kamera 13MP (4micrometer persegi dibagi 1,21 micrometer persegi.)
Pada prinsip fotografi, semakin banyak cahaya yang bisa masuk ke dalam sensor, semakin jelas dan baik gambar yang bisa direkam termasuk ketepatan warna.
Sebuah foto adalah hasil dari susunan pixel-pixel tersebut. Gambar yang disusun dari satuan pixel yang rekamannya jelas, akan terlihat lebih tajam dan bagus dibanding yang disusun dari pixel-pixel yang buram.

sensor_htcone

Keuntungan berikutnya dari setiap pixel bisa menerima lebih banyak cahaya adalah, kemampuan merekam objek yang lebih baik di tempat yang kurang cahaya atau gelap.
Jadi sebenarnya, memaksakan MegaPixel yang semakin besar, pada sensor yang sama kecil, seperti menyusun botol aqua kecil pada sebuah dus dalam cerita kita tersebut. Selain terpaksa mengecilkan ukuran setiap pixel untuk muat  lebih banyak didalam image sensor , pixel yang kecil ini tidak bisa menerima optimal cahaya,  juga menciptakan ruang-ruang kosong diantara pixel-pixel tersebut yang semakin banyak dan tidak bisa berfungsi menangkap cahaya.  Ruang-ruang kosong tersebut yang akhirnya menghasilkan noise  pada foto.
Pada smartphone yang memiliki MegaPixel besar, cenderung hanya bagus untuk memfoto pada saat pencahayaan sangat memadai, misal memfoto pemandangan di siang hari, dan akan mengalami banyak penurunan kualitas ketika ada di dalam ruangan yang tidak terlalu terang.

Lagipula, setiap  perekaman foto dengan MegaPixel yang besar, berarti akan menghasilkan file yang besar pula. Kamera dengan 13MP membutuhkan ruang penyimpanan hampir 4 kali lebih besar dibanding 4MP kamera. Atau dengan kata lain, dengan ukuran storage yang sama, kita bisa menyimpan 4x lebih banyak foto di HTC One dibanding smartphone dengan kamera 13MP.
Belum lagi ketika kita asik menjepret foto dan langsung menguploadnya ke social media, atau melakukan backup ke cloud storage, smartphone dengan 13MP kamera akan membutuhkan waktu 4x lebih lama untuk mengupload, 4x lebih banyak menghabiskan bandwith internet yg kita miliki dan 4x lebih cepat menghabiskan kapasitas cloud storage.

Errr.. tapi saya takut 4 MegaPixel tidak cukup untuk di print atau di cetak foto? Seberapa besar foto yg bagus yang dapat dicetak di 4MP?  Mungkin ini yang jadi pertanyaan kita sekarang.
4MP pada HTC One kira-kira bisa dicetak dengan sangat baik di ukuran foto 20 cm x 25 cm, atau seukuran standard kertas printer kita, A4. (Boleh dibilang sangat mencukupi bukan?)
Dan pertanyaan selanjutnya adalah, seberapa sering kita mencetak foto dari smartphone kita? Rasanya sebagian besar orang jaraaang sekali mencetaknya, mereka lebih senang menatapnya dari layar komputer, or tablet or dari handphone nya langsung atau dishare via social media. So 4MP sounds plenty right?

ImageChip
Untuk memproses hasil penerimaan image sensor, diperlukan imagechip yang dilengkapi algoritma rumit untuk menghasilkan gambar. Untuk imagechip ini, HTC melengkapinya dengan optimized ISP, Image Signal Processor.
Dengan ini kamera HTC One akan memiliki autofokus yang terus menerus, dengan  kecepatan autofokus nya lebih cepat dari kedipan mata.
Kelemahan perekaman video pada smartphone kebanyakan di HDR, High Dynamic Range, karena perbedaan cahaya yang besar pada setiap bagian objek yang sedang di rekam dan fokus yang berubah-ubah. Untuk mengatasi ini, imagechip HTC One mencoba memimik kemampuan mata kita untuk beradaptasi sehingga bisa menghasilkan full HD 1080p video dengan always on HDR sepanjang perekaman.
Imagechip pada HTC One juga memiliki kemampuan untuk mengkompensasi lebih gelapnya gambar dan perubahan warna yang diterima pada ujung-ujung sensor, yang disebabkan oleh sifat lengkungan lensa kamera.
Untuk situasi diambang kekurangan cahaya, mau tidak mau noise akan terbentuk. Imagechip HTC One dilengkapi kemampuan untuk mengurangi noise ini untuk ke dua kamera depan dan belakang (de-noise).

Optical Image Stabilization
Setelah perbaikan teknologi di image sensor dan imagechip, ada satu komponen hardware lagi yang penting dan jarang dimiliki smartphone, yaitu OIS, atau Optical Image Stabilization. OIS ini sangat penting untuk bisa menghasilkan gambar yang tajam karena tangan kita cenderung bergoyang ketika mengambil gambar, apalagi ketika kondisi kekurangan cahaya.
OIS yang digunakan HTC One benar-benar gerakan mekanikal yang mengatur posisi lensa kamera dan image sensor, yang bergeser sesuai pergerakan tangan kita. Prinsipnya kalau tangan kita goyang ke kanan, OIS akan kompensasi lensa dan sensor ke kiri, jadi gambar bisa diam.
OIS di HTC One memiliki sensor yang mendeteksi gerakan 2000x dalam 1 detik, dalam 2 aksis, pitch and yaw. Jadi entah kita memegang smartphone dengan gerakan mengangguk atau mengoleng, OIS ini akan kompensasi untuk berusaha memberikan gambar yang lebih steady.
Dengan adanya OIS ini kita berharap , pada foto di tempat yang kekurangan cahaya, dimana bukaan diharapkan lebih lama untuk bisa membiarkan cahaya masuk lebih banyak , gambar tidak menjadi blur atau berbayang.
(Kemungkinan ada yang  bertanya, OIS ini ada juga kan di smartphone brand lain yg duluan muncul? yap betul. Apa bedanya? HTC One mendeteksi gerakan 4x lebih banyak dari smartphone tersebut, dan punya sensor 2 axis)

stabilization

Conclusion
Untuk ukuran sebuah kamera smartphone, boleh dibilang HTC sudah melangkah lebih jauh dengan teknologi kameranya, dibanding hanya sekedar membesarkan perang megapixel.
Ketika memulai perhatian khusus pada fitur kamera, HTC sudah memulai dengan teknologi baru pada kemera smartphone, seperti misalnya Burst shot, dimana dalam tekanan pada shutter, kamera akan terus bekerja dengan cepat mengambil gambar berturut-turut terus menerus.
Setiap HTC mengeluarkan hi-end smartphonenya, semakin fungsi ini diasah untuk mengambil lebih banyak gambar dalam waktu yang sama. Semisal dibutuhkan 5 detik untuk mengambil 20 frame di HTC One X, dan cukup 3 detik saja di HTC One X+.
HTC pula yang mem-pelopori  dimana fungsi perekaman video bisa berjalan bersamaan dengan fungsi pengambilan foto.
Kedua fungsi tersebut diatas sekarang banyak digunakan juga oleh brand lain.
Belum lagi langkah HTC yang pertama memperkenalkan bukaan besar pada kamera dengan f2.0, yang membantu memungkinkan pengambilan gambar sangat cepat seperti kamera profesional. Biasanya kamera pada smartphone selalu ada jeda dari saat tombol shutter ditekan sampai foto benar terambil. Shutter lag menyebabkan gambar yang diambil tidak sesuai yang di maksud, misal bayi sedang tersenyum. Ketika foto di jepret yang tertangkap momen lain ketika mukanya sudah tidak tersenyum. Dulu di HTC One X, kemajuan ini sudah dicapai dengan hanya butuh 1/30 detik saja untuk meng-capture foto, sekarang di HTC One dipercepat lagi hanya 1/48 detik.
Nah sekarang langkah beratnya adalah merubah mindset orang, bahwa semakin besar mega pixel, semakin bagus kamera adalah hanya mitos. HTC butuh segenap usaha disini. Kita lihat saja, apakah UltraPixel bisa menjadi trend baru, seperti inovasi HTC lainnya?

Contoh hasil foto HTC One

Foto ini hasil percobaan Cnet, HTC One di adu dengan iPhone 5. Posisi subject foto sedang menerima cahaya dari kanan. Terlihat HTC One lebih bisa mengkompensasi kondisi tersebut, sementara iPhone 5 lebih over exposure.

htcone_portrait_sciphone_portrait_sc

Dan beberapa foto di bawah ini hasil dari Jonathan Choo. Kebanyakan smartphone, memiliki format foto standard 4:3. Menu 16:9 pada smartphone, biasanya hasil croping otomatis dari 4:3. Pada HTC One, format fotonya real 16:9, menyesuaikan dengan standard format layar smartphone, layar monitor dan layar TV LCD sekarang ini, sehingga selain lebih lebar menangkap object, foto yang ditampilkan di layar tersebut fit in penuh, tidak tersisa bingkai hitam di kiri kanan layar.

Terlihat karakter kamera HTC One sangat natural, mirip dengan apa yang dilihat oleh mata. Bagi mereka yang mengerti fotografi, kondisi hasil kamera seperti ini sangat disukai. Tetapi bagi sebagian besar orang awam, bisa jadi warna-warnanya dianggap kurang pop up, karena terbiasa melihat kebanyakan smartphone menghasilkan foto yang berat di saturasi, tapi memanjakan mata, seperti "keluar" warna-warnanya.

Sebenarnya dengan hasil yang natural, sedikit saja di tweak dengan software photo editor, kita bisa mendapat hasil yang bisa pop up, bisa sangat ngejreng, dll. Tapi sebuah hasil foto yang sudah sarat saturasi dari hasil pemotretannya, sulit sekali di tweak supaya bisa kembali ke natural. It’s your choice. Enjoy…

HTC One Ultrapixel camera sample South Bank 02

0011

0055

0002

0013

0036

0056

Nah dengan sedikit tweaking memakai aplikasi snapseed langsung di handphone, saya bisa mengubah gambar diatas lebih pop-up. Yg mana yang lebih sesuai dengan karakter anda?

0001

Salam,

Lucky Sebastian

, , , , , , , , ,

1 Comment

Google Places for Business

 

google-flagKalau kita membuka google map dan mencari lokasi sebuah tempat, atau dikenal sebagai point of interest, semisal rumah makan, hotel dll, tidak semua tempat bisa kita jumpai. Itu dikarenakan walaupun google sangat hebat, tetapi tidak mengetahui semua informasi lokal.

Bayangkan kita datang ke sebuah kota yang tidak kita kenal dan ingin mencari tempat makan, biasanya hanya ditemukan restoran-restoran besar. Padahal seringkali makanan lokal yang otentik adalah makanan di warung pinggir jalan. Tapi informasi itu tidak bisa anda temukan di google map. Atau ketika anda ingin membeli kerajinan lokal di daerah tersebut, tempat tersebut juga sulit ditemukan. Padahal dengan bisa ditemukan posisi lokasi usahanya di google map, otomatis selain memudahkan orang yang mencari, juga bagus untuk mendatangkan pembeli bagi bisnis kita.

Untuk itu google memberikan kita kesempatan untuk menempatkan informasi tentang bisnis kita di google map, atau disebutkan sebagai google places local.

Kenapa sebaiknya lokasi bisnis kita bisa dicari? Apakah banyak orang yang menggunakan google map? Jangan lupa, bahwa sekarang kebanyakan orang sudah berinternet melalui smartphone, semisal android, iphone, BB , windows phone dll. Dan didalam kebanyakan smartphone, mesin pencarinya adalah google, dan pencarian lokasi google selalu berhubungan dengan google map. Semakin mudah kita ditemukan didalam pencarian lokasi, memungkinkan semakin besar pelanggan mencari kita dibanding kesebuah tempat yang tidak bisa ditemukan dalam pencarian.

0001

6 November 2012 kemarin GBG (Google Business Group) chapter Bandung, mengadakan workshop dengan pembicara langsung dari google untuk memberikan informasi tentang google places local. Tulisan ini kira2 menjadi panduan lagi untuk mereka yang hadir dan sedikit lupa atau belum begitu jelas , sekalian juga untuk mereka yang membaca tulisan agar dapat mulai menempatkan lokasi bisnis mereka di google.

Cara Memulai Google Places Local

Langkah pertama pastikan kita sudah memiliki account (google) gmail. Account yang sama bisa kita pakai untuk tools2 google yang lain, seperti di android, google places, google docs dll. Jadi pastikan account anda solid. Tidak diperlukan banyak account google yang berbeda-beda untuk menggunakan sekian banyak tools google, satu account yang solid sudah cukup dan lebih mudah kita kontrol. Account gmail (google) ini ditandai dengan format seperti ini:  namaanda@gmail.com. Jika belum memiliki silahkan membuatnya di www.gmail.com , dan pastikan password anda bagus, minimal memiliki kombinasi antara alfabet dan angka yg tidak mudah ditebak, jangan sampai nanti akibat password yang tidak kuat, account google anda berantakan karena di hack.

Setelah memiliki account google, masuk ke situs www.google.com/places

0003

Pilih bagian disebelah kanan "Get your business found on Google" dengan mengklik get started now.

Masukkan alamat gmail dan password kita kalau diminta. Maka kita akan masuk ke halaman seperti ini:

0008

Silahkan masukkan semua info tentang bisnis kita, mulai dari negara, nama Toko/ bisnis , alamat, jenis bisnis dan lain-lain selengkap-lengkapnya bahkan sampai jam buka dan mau menerima pembayaran dalam bentuk apa. Jangan lupa, kalau ada fotonya lebih baik lagi, silahkan dimasukkan supaya calon konsumen bisa mendapat info lebih lengkap.

Setelah semuanya kita isi, perhatikan peta lokasi bisnis kita disebelahnya, apakah posisinya sudah benar?

0007

Kalau posisi anda sudah benar, silahkan centang " Yes, the address and marker location are currently correct. Kalau belum klik tulisan drag the marker to correct location , dak kita akan bisa menggeser-geser tanda posisi lokasi bisnis kita di map. Setelah diyakinkan posisi sempurna , centang Yes, the adress and marker location are currently correct, dan klik submit di bagian bawah halaman, dan masuk ke halaman validasi.

Validasi

0009

Untuk memastikan bahwa posisi bisnis yang di submit ke google adalah benar, google membutuhkan otentifikasi. Ada 3 cara, seperti contoh diatas, bisa pilih by phone, yang mana nanti akan ada telepon ke nomer yang anda submit, atau melalui sms, juga ke nomer yang anda pakai untuk submit, atau cara terakhir melalui poscard. Jadi akan ada poscard dari google dikirimkan ke alamat kita untuk memastikan memang alamat bisnis tersebut valid. Silahkan pilih cara validasi yang sesuai dengan kemauan kita.

Untuk peserta workshop GBG Bandung, pastikan memilih by Poscard. Karena alamat email anda sudah terdaftar di GBG Bandung, dan akan segera di akselerasi (bypass) oleh team engineering google supaya segera di approve, tanpa menunggu waktu yang lama. Enjoy!

No Comments

CE81B EvDo Rev B modem

 

 

0003

Sebenarnya sudah lama saya tidak pernah mengandalkan sebuah modem USB plug in untuk menjadi partner notebook  mengakses internet. Pertama hal ini karena mobilitas sehari-hari saya yang terbatas, hanya di di rumah dan ditempat kerja, dimana keduanya sudah dilengkapi dengan internet via wifi. Kedua, untuk bepergian dan meringkas banyak alat, saya banyak mengandalkan tethering ke smartphone android saja untuk menjadikan laptop saya bisa mengakses internet data.

Tapi terkadang terbersit untuk mencoba koneksi dari jaringan yang lebih cepat, dan jaringan CDMA EvDo rev B sepertinya sangat menarik untuk dicoba, karena secara teknologi dan teoritis, bisa mengakses kecepatan internet data upto 14.7Mbps.

Sebagai pengantar untuk mengakses jaringan ini , modem smartfren CE81B menjadi pilihan, karena selain mendukung koneksi EvDo Rev B, harganya yang paling terjangkau, hanya 399.000, dan boleh dibilang sangat murah. Apalagi bagi mereka yang sejak awal mula perkembangan 3G di tanah air, sudah mulai mencoba mengaksesnya dengan membeli modem yang harganya kebanyakan diatas 2juta rupiah.

Sebenarnya sebelum seri CE81B ini keluar, Smartfren sudah mengeluarkan 2 buah modem plug n play lain, yaitu AC2791 dan EC306-2, yang keduanya di banderol dengan harga 699rb. Meluasnya implementasi jaringan EvDo Rev B smartfren , memang langkah bagus untuk mengeluarkan modem dengan harga lebih terjangkau.

Seperti biasa, kebanyakan modem plug n play, tidak memerlukan lagi driver terpisah untuk membantu penginstallannya di notebook atau pc, cukup colokkan ke USB maka aplikasi tools untuk berkoneksi internet langsung ditawarkan untuk di intall. Pada bodynya selain ditulis smartfren juga tertela logo google chrome, ini menyiratkan modem ini memiliki kerjasama dengan google, kemungkinan mendukung browser dari google yang kita kenal dengan nama Chrome browser.

0007

Setelah semua terinstall , maka akan ada aplikasi Smarfren Connex , untuk membantu mengontrol modem melakukan tugasnya, melihat log, kekuatan sinyal dll.

Pada paketnya sudah diberikan sebuah nomer RUIM smartfren dengan bonus internet 2 giga di dalamnya. Selain bisa menjadi modem, didalamnya disediakan slot untuk menyimpan micro sd. Kemudian koneksi dan pemutusan koneksi semua dikontrol dari aplikasi Smartfren Connex yang terinstal, bahkan bisa juga untuk melakukan sms.

0005

Selain mendukung PC/notebook berbasis Windows, modem ini juga cocok digunakan diperangkat mac, sudah mendukung OS Leopard, Snow Leopard dan Lion.

Semuanya serba simple , hanya plug and play, dan menginstall aplikasi, nanti terlihat di aplikasi tersebut apakah kita tercover jaringan EvDo Rev B, dengan tanda bar berwarna hijau di koneksi RevB nya.

0015

Bagus juga untuk melengkapi kebutuhan akan koneksi data, smartfren selain menyediakan modem yang sesuai juga membuat paket khusus. Biasanya kita terbiasa menyamakan paket untuk internet modem dan internet di smartphone. Bedanya adalah kebanyakan kita tidak memerlukan jalur voice untuk menelepon di modem. Untuk itu diperkenalkan juga Connex EVO sebagai sebuah paket internet khusus untuk modem. Benefitnya semua pulsa yang kita masukkan, akan diubah menjadi paket data.

Untuk mereka yang membutuhkan kapasitas batas usage internet, EVO Connex ini menjadi pilihan yang menarik karena beberapa benefitnya.

Misalnya kita membeli paket 50rb rupiah, maka selain mendapatkan 2 giga kuota selama sebulan, kita akan mendapatkan 50% kuota data yang berlaku selama 7 hari. Dalam contoh disini dengan membeli paket 2 giga, maka akan turun 1 giga bonus data yang bisa dipakai selama 7 hari. Setelah 1 giga tersebut habis, maka kita baru memakai paket data yang kita beli , sebesar 2 giga. Total mudahnya, kita menjadi memiliki 3 giga paket data untuk pembelian paket seharga 50rb rupiah yang berlaku dalam 1 bulan. Untuk mengetahui lebih jauh paket Connex Evo ini klik http://www.smartfren.com/data/evo.html

er_photo_161344_52

Untuk mereka yang sering bepergian dan mau menjadikan modem ini sebagai hotspot, bisa dengan menambahkan portable wifi router seperti TP-Link ini. http://www.tp-link.com/en/products/details/?model=TL-MR3020

Untuk memastikan apakah daerah kita tercoverage oleh jaringan Rev B, kita bisa melihatnya disini: http://smartfren.com/data/jangkauansf.php

Untuk spesifikasi lebih lengkap tentang modem Smartfren EvDo Rev B CE81B ini , bisa dengan melihat langsung di situsnya: http://www.smartfren.com/data/ce81b.html

 

2 Comments

Secuil kisah Tablet

 

 

chalkboard tablet

Bagi banyak orang kata tablet identik dengan produk dari perusahaan apple yang diberi nama iPad. Banyak orang yang tidak tahu apa sebenarnya tablet itu? Siapakah sebenarnya yang petama kali menemukan device berjenis tablet?

Sebenarnya, tablet adalah komputer mobile yang lebih besar daripada ponsel atau personal digital assistant, yang diintegrasikan ke dalam layar sentuh datar dan terutama dioperasikan dengan menyentuh layar daripada menggunakan keyboard fisik.

Device berjenis tablet pertama kali diperkenalkan pada dunia pada tahun 2000 oleh Microsoft. Pada saat itu Microsoft berusaha untuk mendefinisikan Tablet PC sebagai komputer mobile untuk kerja lapangan dalam bisnis, akan tetapi perangkat mereka gagal mencapai penggunaan luas terutama karena masalah harga dan kegunaan yang membuat mereka tidak cocok di luar tujuan perusahaan.

Lalu pada tahun 2010 Apple meluncurkan tablet pertama mereka yang diberi nama iPad. Produk pertama dari Apple ini menggunakan sistem operasi dan teknologi layar sentuh yang sama dengan iPhone. Berbeda dengan Microsoft yang menargetkan Tablet PC mereka untuk urusan bisnis, Apple lebih menekankan Tablet PC mereka untuk urusan multimedia. Perubahan tujuan yang diiringi dengan peningkatan kegunaan, daya tahan baterai, simplicity, berat serta biaya yang lebih rendah, dan overall quality yang lebih baik dari tablet-tablet sebelumnya telah menghasilkan sebuah sebuah kategori baru dalam pasar elektronik, yaitu tablet.

Sebenarnya apa yang menjadi nilai jual lebih dari sebuah tablet? Banyak orang yang memiliki notebook mengeluhkan betapa berat dan sulitnya pengoperasian mobile PC mereka. Disinilah tablet memberikan solusi. Sebuah tablet PC memiliki kemudahan dalam pengoperasiannya. Teknologi layar sentuh yang menggunakan jari kita sebagai pointernya, virtual keyboard yang dapat menghemat tempat dari keyboard fisik, dan ukuran serta bobot yang relatif lebih ringan dari laptop atau mobile PC lainnya telah menjadikan tablet sebagai pilihan alternative untuk para businessman sebagai teman bepergian.

Setelah kesuksesan Apple dalam mempopulerkan tablet ke masyarkat, banyak produsen lain yang juga ikut terjun ke dunia tablet. Produsen besar seperti Dell, Samsung, Motorola, Blackberry dan lain-lain mencoba membuat tablet sendiri. Kebanyakan dari tablet tersebut menggunakan Android 3.0 Honeycomb dari Google sebagai system operasinya.

Meski belum bisa menggeser ‘sang raja’ dari kedudukannya sebagai produk dengan penjualan terbanyak, tablet dengan OS Android semakin berkembang dan menunjukan peminat yang terus bertambah. Para produsen pun berlomba-lomba untuk menghasilkan produk dengan kemampuan dan spesifikasi yang lebih baik dari iPad.

Kini masyarakat dapat menikmati berbagai pilihan tablet berbasis android yang snappy, cepat, dan mudah untuk digunakan. Ini tentu saja menjadi sebuah kabar baik untuk orang-orang yang ingin menikmati sebuah perangkat berjenis tablet non iPad.

Setelah Apple sukses dengan iPad dengan memperkenalkan system layar sentuhnya, kini giliran tablet android yang memperkenalkan salah satu trend baru dalam dunia digital yaitu cloud computing. Terobosan baru dari Google ini telah membawa perubahan yang berarti bagi dunia tablet. Dengan cloud computing kini orang-orang tidak lagi perlu untuk membawa dokumen digital mereka dalam tablet mereka untuk bekerja. Cukup dengan terhubung ke internet, buka tablet PC maka semua dokumen dapat diedit dan digunakan tanpa harus menggunakan PC atau laptop lagi.

Semua perubahan tersebut tidak lepas dari sebuah masalah yaitu, harga yang mahal. Kebanyakan tablet PC dengan kemampuan tinggi memiliki harga yang sangat mahal. Ini menjadikan tablet PC tidak terjangkau oleh masyarakat menengah kebawah. Lalu para produsen pun mulai mencoba membuat tablet PC dengan harga yang murah. Akan tetapi kembali timbul masalah dengan tablet PC murah tersebut. Seringkali dengan harga yang murah, kita akan mendapatkan barang yang murahan, seperti resolusi layar yang kurang padat, kepekaan sentuhan layar yang tidak sensitif, batere yang buruk dan aplikasi bawaan yang tidak standard. Maka banyak produsen yang mulai mencoba menyiasati masalah tersebut. Kini banyak produsen yang mencoba meluncurkan produk dengan harga yang terjangkau tapi tidak murahan.

Salah satu contohnya adalah smartfren dari Indonesia. Smartfren yang juga merupakan operator jaringan CDMA di Indonesia meluncurkan tablet berbasis Android yang bernama smartfren andro tab. Tablet yang diluncurkan oleh smartfren ini memiliki harga yang relatif terjangkau. Dengan harga 1.488.000 rupiah masyarakat dapat menikmati fitur mewah yang ditawarkan oleh tablet keluaran smartfren tersebut. Prosesor 1Ghz dari ARM tipe Cortex-A8, 1GB RAM, dan layar 7-inci capacitive multicuoch smartfren andro tab memberikan fitur yang jauh di atas harga yang harus dibayarkan oleh masyarakat. Dengan ini, masyarakat mulai dapat menikmati tablet dengan harga terjangkau dengan kualitas yang mencukupi dikelasnya.

(Tulisan ini bisa dianggap sebagai pengantar untuk pembahasan lebih lanjut mengenai Smartfren andro tab, ditulis oleh Handi S)

No Comments

SmartFren andro tab Max 7

 

 

0006

Tahun 2012 merupakan tahun yang sangat luar biasa bagi OS android. Dengan 1.000.000 aktifasi perhari dan total aktifasi 400.000.000 telah menjadikan tahun ini sebuah loncatan besar bagi OS android. Selain itu, besarnya antusias masyarakat terhadap OS android telah menarik banyak produsen gadget untuk membuat ponsel dan tablet android untuk dijual di pasaran. Dengan maraknya ponsel dan tablet android yang dijual di pasaran tahun 2012 ini menjadi sebuah festival bagi orang-orang di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri banyak yang sudah mulai tertular ‘demam android’. Kini masyarakat dari berbagai kalangan mulai berburu untuk mendapatkan device android terbaik dengan harga yang terjangkau. Biasanya device-device android tersebut dibundel dengan provider tertentu yang menyedikan jasa internet bagi para penggunanya. Kali ini giliran smartfren yang ikut ambil bagian dalam pesta android di Indonesia dengan menyuguhkan smartfren andro tab. Mau tau lebih jelasnya seperti apa tablet yang dikeluarkan oleh smarfren satu ini? Mari kita lihat dengan lebih seksama.

Hardware

0009

Saat pertama kali melihat smartfren andro tab kita akan disuguhkan dengan layar 7-inci yang nyaman untuk digunakan. Balik tablet ini maka akan terlihat sebuah back case dengan texture yang nyaman untuk digenggam. Pada bagian atas tablet ini terdapat port headset 3,5 mm, tombol volume, dan tombol power. Selain itu, pada bagian bawah dari smartfren andro tab kita dapat menemukan sebuah slot micro sd dan SIM card, port hdmi, port micro usb, serta sebuah port charger.

0004

Dengan dipersenjatai prosesor 1 Ghz dan 1 GB RAM, smartfren andro tab siap memberikan performa yang baik. Selain itu, device ini juga memiliki layar capacitive multitouch screen dengan resolusi 1024 x 600 pixel. Ini berarti akan dihasilkan detil gambar yang baik dan respon sentuhan yang cukup sensitive saat kita sedang menikmati video atau sekadar bermain Angry Birds untuk mengisi waktu luang. Sebagai catatan, biasanya tablet dengan kategori budget (berharga terjangkau), hanya memblowup ukuran resolusi 480×800 yang biasa dimiliki smartphone android menjadi resolusi yang dimiliki tablet, tetapi acung jempol untuk tablet SF andro tab ini karena sudah memberikan resolusi "standard" tablet yaitu 1024×600. Catatan: tablet ini dibanderol dengan harga hanya Rp.1.488.000

Dengan dukungan kamera 2MP di bagian depan tablet ini, kita dapat menggunakannya untuk melakukan video call melalui skype atau yahoo messenger. Kamera belakang juga sama dilengkapi dengan lensa 2MP, walaupun bukan ukuran yang tinggi, tapi cukuplah mumpuni untuk mengcapture suasana, atau untuk menangkap video.

Device ini juga diberikan storage dengan kapasitas 4GB untuk menampung semua game dan aplikasi kesayangan kita. Selain itu, smartfren andro tab juga dilengkapi dengan fasilitas seperti Google Apps, Built in GPS, Bluetooth, serta micro USB up to 32 GB.

Performa dan Daya Tahan Baterai

0014

Bicara soal performa, smartfren andro tab tidak mengecewakan. Berbeda dengan tablet-tablet lain di kelasnya, tablet keluaran smartfren ini akan memberikan pengalaman ber-android ria di luar ekspektasi. Dengan android 4.0.3 Ice Cream Sandwich user interfacenya yang ‘licin’ saat digunakan akan memberikan nuansa ‘mewah’ bagi kita. Penggunaan sehari-hari seperti berselancar di internet, atau membaca dan membalas email akan, atau hanya sekadar menghabiskan sore hari dengan membaca buku dan bermain game akan terasa ringan di tablet ini.

Selain itu, layar smartfren andro tab juga akan memanjakan mata kita dengan warna yang cukup kontras dan cerah. Menonton video-video kesayangan dan menjelajahi You Tube dengan menggunakan device ini akan membuat waktu berlalu dengan cepat. Ditambah dengan resolusi layar yang cukup tinggi, device ini akan memberikan pengalaman multimedia yang menyenangkan.

Daya tahan baterai dari tablet ini cukup untuk memenuhi pemakaian sehari-hari. Dengan penggunaan standar seperti menerima dan mengirim email, browsing, dan sedikit game tablet ini akan mampu menemani kita melewati hari yang sibuk. Hal ini tentu tidak lepas dari daya baterai yang cukup tinggi yaitu 3000 mAh.

Konektivitas

Smartfren Andro Tab didukung dengan jaringan CDMA dari Smarfren, mendukung CDMA 2000 1x EvDo Rev A 800/1900 Mhz, ini berarti kita dapat menikmati akses internet cepat (up to 3.1 Mbps) yang akan membuat browsing, social networking, dan video streaming terasa sangat lancar. selain itu, dengan internet yang cepat, kita juga dapat mengunduh program-program serta game menarik tanpa harus menunggu lama.

Disamping koneksi internet, Smartfren Andro Tab juga menyediakan fitur bluetooth dan port HDMI. Dengan menggunakan dua fitur tersebut, kita dapat berbagi data, foto, video dengan teman-teman dan keluarga kita dengan mudah. Misalnya saja, kita ingin membagikan sebuah foto pada keluarga kita. Dengan menggunakan fitur bluetooth foto tersebut dapat dengan mudah dikirimkan ke ponsel atau komputer keluarga kita. Contoh lainnya, misalkan kita sedang berkumpul dengan teman-teman, lalu ada sebuah video menarik yang ingin kita tunjukan kepada mereka. Kini kita tidak perlu lagi berdempet-dempetan untuk dapat melihat video tersebut. Cukup dengan menggunakan port HDMI yang ada pada tablet ini dan menghubungkannya ke televisi dan voila kita dapat menikmati video tersebut di layar besar.

Fitur Tambahan

0019

Walaupun device android sangat mudah dihubungkan dengan komputer melalui usb untuk mentrasfer data, tapi seringkali orang menginginkan tablet android itu juga seperti layaknya komputer/notebook yang dilengkapi dengan port USB untuk bisa dihubungkan dengan portable drive seperti flash disk, untuk memudahkan pertukaran data. Dan baiknya kebutuhan ini ternyata sudah dilengkapi di tablet Smartfren andro ini, bahkan kabel yang dikenal dengan istilah USB on the go sudah ada di dalam paketannya, menjadi nilai tambah untuk tablet ini.

Kesimpulan

Smartfren Andro Tab adalah sebuah tablet dengan harga terjangkau yang memiliki fitur yang mewah. Jika dibandingkan dengan tablet sekelasnya, Smartfren Andro Tab dapat dikatakan sebagai salah satu yang terbaik. Layar 7 inci yang didukung dengan prosesor 1 Ghz yang cepat dan konektivitas dari smartfren akan membuat device ini menjadi sebuah pilihan yang smart bagi kita yang smart.

(This writing made by my son, Handi S)

2 Comments

CDMA EvDo Rev B

 

 

jangkauan

Tak bisa terelakkan, salah satu kebutuhan utama di abad teknologi sekarang adalah koneksi data internet yang cepat dan memadai. Sama seperti kendaraan yang diperkuat mesin yang semakin sanggup melaju kencang membutuhkan jalan yang semakin lapang dan bagus, demikian pula dunia kita sekarang yang dipenuhi device dengan kemampuan terhubung dengan internet yang semakin haus data dan kecepatan.

Bisa jadi sekarang internet sudah menjadi kebutuhan "pokok" bagi banyak orang, terutama di perkotaan. Level pemakainya bukan lagi segmen kelas bisnis atau IT saja, tetapi sudah masuk sampai level bawah. Mau tak mau untuk menunjang semua kebutuhan itu selain dibutuhkan jalur koneksi data yang cukup, juga koneksi data yang cepat tapi murah.

Sebenarnya, persaingan penyedia internet data mobile di Indonesia cukup kompetitif, dan melahirkan biaya koneksi yang terjangkau. Seringkali promosi diberikan untuk menarik banyak orang memakai produk dari pemberi promosi, yang dalam hitungan biaya bisa jadi sangat murah. Apalagi embel-embel unlimited diberikan disana, seolah-olah silahkan pakai internet sebanyak apapun dan biayanya akan sama saja, padahal ada filter yang diberlakukan, berupa fair usage limit, dimana setelah sekian mega atau giga, kecepatan internet akan dikunci dan diturunkan. Seringkali kecepatan yang sudah diturunkan ini sebenarnya sudah tidak layak lagi digunakan, kecuali untuk koneksi data kecil, seperti chatting, dan hampir sangat mengesalkan kalau digunakan untuk browsing.

Sepertinya promosi-promosi tersebut melahirkan konsumsi internet yang berlebihan, atau kadang kita kenal dengan istilah abuser, sehingga jaringan operator yang terbatas disesaki dengan ribuan pelanggan yg always on membuat mau tidak mau kecepatan internet akan menurun drastis. Hal ini dialami berulang kali, terutama pada operator GSM.

Operator CDMA yang dulu lebih dikenal karena murahnya biaya untuk panggilan telepon, sepertinya melihat peluang yang bagus untuk memberikan layanan lain, yaitu koneksi internet. Jaringan mereka yang relatif lebih kosong, memungkinkan pelanggan untuk lebih leluasa menikmati internet yang tidak terlalu berdesakkan.

Tetapi faktor untuk menarik pelanggan lebih jauh, bukan saja hanya kapasitas jaringan, tetapi juga dibutuhkan kecepatan yang memadai, karena konten internet sekarang bukan hanya halaman-halaman browser berisi informasi, tetapi sudah merambah ke multimedia seperti audio dan video bahkan video call yang mau tidak mau membutuhkan infrastruktur internet yang cepat.

Teknologi internet pun memang berkembang, baik GMS dan CDMA, bahkan beberapa negara sudah mengimplementasikan jaringan 4G LTE, dimana kecepatan transfer data semakin bisa lebih cepat. Negara kita kabarnya masih menguji coba jaringan 4G, dan jaringan terbaik yang bisa kita miliki sekarang adalah 3.5G.

Jaringan 3.5G ini selain ada di GSM juga ada di CDMA, kita kenal dengan CDMA Evdo Rev B. Perbedaan utama kecepatan di CDMA "standard" Rev A ke Rev B adalah kecepatan max yang bisa dicapai, dari 3.1mbps ke 14.7mbps.

Sebenarnya masih ada lagi tambahan perbaikan di Rev B diantaranya:

- Melipatgandakan kapasitas jaringan.

- Mengurangi latency dengan system multiplexing, ini membuat layanan yang peka dengan latency seperti video call, web browsing, dan game online menjadi lebih baik.

- Membuat device (handphone) memiliki waktu talktime dan standby yang lebih lama.

- Perolehan sinyal yang kecil tetap mumpuni karena berkurangnya gangguan interferensi sinyal.

- Mendukung kemampuan multiple download karena kemampuan mengolah data secara asimetris dari berbagai sumber dengan rate yang berbeda , seperti file transfer, web browsing dan pengantaran multimedia pita lebar.

Di Indonesia sendiri, jaringan CDMA EvDo Rev B didukung oleh operator smartfren, dan sudah sampai tahap phase II. Fase pertama memerlukan software upgrade , dan bisa mencapai kecepatan 9.3 Mbps, tetapi fase ke 2 memerlukan update pada hardware dan membuat kecepatan bisa naik sampai 14.7 Mbps.

Di dunia, operator smartfren yang memiliki teknologi CDMA EvDo Rev B , menjadi sebagian kecil saja dari operator CDMA yang sudah menerapkan teknologi ini, karena teknologi ini baru diadopsi kurang lebih oleh 11 operator CDMA.

Untuk jangkauan memang sepertinya baru sebagian besar di pulau Jawa saja, dan sedikit di Bali.

revB

Kehadiran teknologi CDMA EvDo Rev B ini, setidaknya  memberi perimbangan antara perkembangan operator GSM dan CDMA dalam hal perbandingan teknologi, dan tidak membuat orang memandang sebelah mata lagi terhadap kemampuan layanan operator CDMA yang dulu dikenal hanya murah untuk bertelepon suara saja.

Kehadirannya teknologi Rev B ini juga membuka peluang untuk device-device yang mendukungnya, bisa segera diadopsi dan hadir di Indonesia, karena di negara-negara maju, device-device CDMA seperti smartphone, memiliki teknologi terbaru, bukan lagi hanya sekedar featured phone yang dijual dengan harga murah untuk keperluan menelepon dan sms saja :-)

 

No Comments